Kompas.com - 07/08/2013, 04:50 WIB
|
EditorErvan Hardoko
SYDNEY, KOMPAS.com — Seorang perempuan asal Sydney meminta maaf atas makian rasial yang dilontarkannya di dalam sebuah bus terhadap sejumlah pelajar dari Asia.

Insiden yang terjadi pada Mei tersebut direkam seorang penumpang lainnya dan mendapatkan pemberitaan besar di Australia.

Pada Selasa (6/8/2013), Susan Bernobich (46) tidak dijatuhi hukuman oleh pengadilan lokal di Burwood, setelah menyatakan diri bersalah atas makian rasial tersebut.

Bernobich mengaku bersalah atas tuduhan menggunakan kata-kata kasar di tempat publik atau sekolah.

Magistrate tidak mencatat ini sebagai pelanggaran hukum, tetapi Susan mendapat hukuman percobaan untuk bertingkah laku sopan selama enam bulan.

Dalam reaksinya, penumpang yang merekam kejadian tersebut meragukan apakah Bernobich menyesali tindakannya.

"Saya kira dia tidak menyesal. Dia mengaku bersalah hanya supaya terhindar dari hukuma,." kata sang penumpang seperti dilaporkan news.com.au.

Menurut dokumen yang disampaikan polisi ke pengadilan, Bernobich disebut menyesali perbuatan dan merasa tertekan karena begitu banyaknya perhatian dari publik atas kasusnya.

Menurut laporan koresponden Kompas.com di Australia L Sastra Wijaya, Bernobich dilaporkan melakukan hal tersebut karena terpengaruh alkohol, dan memiliki masalah keluarga.

Bernobich juga dilaporkan tidak memiliki pekerjaan dan menderita depresi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.