Estimasi PBB Lebih Banyak 7.000 Jiwa

Kompas.com - 26/07/2013, 13:39 WIB
Pasukan pemberontak Suriah sedang menjalankan shalat di salah satub sudut kota Aleppo. Sepanjang bulan suci Ramadhan, lebih dari 2.000 orang tewas akibat konflik bersenjata di Suriah. ReutersPasukan pemberontak Suriah sedang menjalankan shalat di salah satub sudut kota Aleppo. Sepanjang bulan suci Ramadhan, lebih dari 2.000 orang tewas akibat konflik bersenjata di Suriah.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Estimasi PBB soal jumlah korban tewas perang Suriah sejak 2011 lebih banyak 7.000 jiwa. "Sudah sekitar 100.000 jiwa tewas," kata Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Sebelumnya, PBB mencatat kalau dalam kurun waktu itu tercatat jumlah korban tewas 93.000 jiwa.

Sementara itu, menurut Ban Ki-moon, kepala tim investigasi PBB untuk senjata nuklir sudah
bertemu dengan beberapa pemimpin Suriah. Pertemuan bersama dengan perwakilan tinggi PBB untuk perlucutan senjata membicarakan soal tudingan penggunaan senjata kimia dalam perang saudara itu.

Dalam pernyataan di Markas Besar PBB, Ban Ki-moon, sebagaimana warta AP itu juga mengingatkan kalau perang saudara tersebut sudah membuat jutaan warga Suriah kehilangan tempat tinggal. Mereka pun menjadi pengungsi di negara-negara lain. "Kita semua harus menghentikan perang Suriah," demikian Ban Ki-moon menegaskan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X