Kompas.com - 22/07/2013, 17:37 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Rakyat Filipina, khususnya di kawasan ibu kota Manila, melakukan aksi protes terhadap kebijakan antikemiskinan Presiden Benigno Aquino III. Padahal, pada Senin (22/7/2013), Presiden Aquino berpidato secara nasional untuk kali keempat. Menurut warta AP, pendemo berunjuk rasa di depan Gedung DPR di Quezon City.

Kebanyakan pengunjuk rasa juga datang dari berbagai kelompok dari Pulau Luzon dan Palawan. Banyak juga warga masyarakat yang datang dari Kota Manila sejak Minggu kemarin untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa itu.
Pendemo berkumpul di Mabuhay Rotunda di Quezon City pada pagi hari. Mereka kemudian berjalan kaki hingga Times Street. Kawasan Times Street adalah tempat tinggal Presiden Aquino sebelum dirinya pindah ke Istana Kepresidenan Malacanang pada 2010.

Sementara itu, pihak kepolisian memperkirakan ada sekitar 5.000 demonstran sepanjang Commenwealth Avenue. Mereka mencoba melanggar garis batas polisi di depan Gereja Santo Petrus.

Pengunjuk rasa mengatakan, sudah tiga tahun lamanya rakyat dilanda kemiskinan. Rakyat juga merasa mendapat perlakuan tidak adil. "Kami menolak rezim Aquino-AS," kata pendemo.

Unjuk rasa itu berakhir ricuh. Sedikitnya 15 polisi dan beberapa warga sipil terluka dalam bentrokan di Commonwealth Avenue. "Kami menahan sedikitnya delapan pendemo, termasuk empat mahasiswa," kata pihak kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.