Kompas.com - 21/07/2013, 04:35 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Saat kabinet interim Mesir dilantik pekan lalu, salah seorang menteri baru itu adalah Maha al-Rabat yang ditunjung menjadi menteri kesehatan.

Namun, pelantikan kabinet Mesir ini membuat terkejut Maha Zahalka (35), seorang perempuan Arab warga Israel terkejut,

Betapa tidak, sejumlah media Mesir menggunakan foto perempuan yang berkecimpung di dunia pendidikan itu sebagai foto sang menteri kesehatan Mesir yang baru.

Zahalka baru mengetahui kesalahan media itu pekan ini lewat akun Facebook salah seorang kawannya.

"Saya terkejut, namun saya mencoba menerimanya dengan lapang dada karena saya tidak punya pilihan lain," kata Zahalka seperti dikutip situs Ynet News.

Meski demikian, Zahalka juga menyatakan kekhawatirannya atas dimuatnya foto dirinya oleh sejumlah media online Mesir salah satunya adalah al-Shorouk.

"Mereka (media) menggunakan foto itu untuk menunjukkan bahwa pemerintah Mesir sedang melakukan modernisasi dan pencerahan. Tapi ini tidak menunjukkan pencerahan itu," tambah Zahalka.

Kesalahan media ini kemudian digunakan Zahalka untuk menunjukkan dukungannya kepada Mesir.

"Saya berdoa dari lubuk hati terdalam untuk kedamaian Mesir. Kami mencintai mereka dan menganggap Mesir sebagai pemimpin dunia Arab dalam banyak hal," ujarnya.

Lebih jauh Zahalka menambahkan, dirinya khawatir blunder media ini bisa berakibat buruk untuknya.

"Saya harap warga Mesir memhami kesalahan yang terjadi ini. Saya merasa sudah terkenal di seluruh dunia Arab," tambah dia.

Ternyata kesalahan pemasangan foto tidak hanya menimpa Zahalka. Foto perempuan lain yang menjabat menteri lingkungan Mesir Layla Rashid Eskandar  juga beredar di media massa.

Namun, kemudian diketahui foto yang beredar itu adalah foto Layla al-Jasmi, seorang pekerja kesehatan di Dubai. Demikian dikabarkan BBC News.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.