Lapor Diperkosa, Wanita Norwegia Malah Dipenjara di Dubai

Kompas.com - 21/07/2013, 03:35 WIB
Marte Deborah Dalelv (24), perempuan Norwegia yang dipenjara di Dubai setelah melaporkan perkosaan yang menimpa dirinya. AP Photo/Kamran Jebreili)Marte Deborah Dalelv (24), perempuan Norwegia yang dipenjara di Dubai setelah melaporkan perkosaan yang menimpa dirinya.
EditorErvan Hardoko
OSLO, KOMPAS.com - Seorang perempuan Norwegia dipenjara 16 bulan penjara di Dubai setelah melaporkan pemerkosaan yang menimpa dirinya kepada polisi.

Marte Deborah Dalelv (24), adalah seorang desainer interior yang bekerja di Qatar sejak 2011, mengatakan dia diperkosa rekan kerjanya pada Maret lalu saat menghadiri sebuah pertemuan bisnis di Dubai, Uni Emirat Arab.

Setelah kejadian itu, Marte lalu menuju lobi hotel dan meminta petugas hotel memanggil polisi.

"Saat itu, petugas hotel bertanya apakah saya benar-benar ingin melibatkan polisi?" kenang Marte seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Setelah polisi datang, dia kemudian menjalani tes medis dan tes darah untuk mengetahui kadar alkohol. Tes seperti itu biasa dilakukan di UAE untuk kasus-kasus perkosaan.

Namun, ujungnya polisi Dubai malah menahan Marte dengan tuduhan melakukan hubungan seks di luar nikah dan mengkonsumsi alkohol.

Selain itu, polisi Dubai juga menahan paspor dan menyita uang milik Marte.

Pada Selasa (16/7/2013), pengadilan Dubai menjatuhkan hukuman penjara 16 bulan untuk perempuan Norwegia itu dan dia berencana untuk mengajukan banding.

Pemerintah Norwegia kemudian berhasil menjamin Marte sehingga dia tidak perlu mendekam dalam penjari.

Kini dia berada di bawah perlindungan Norwegian Seamans Centre di Dubai.

Hukuman penjara 16 bulan ini dikecam Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide. Saat ini pemerintah Norwegia tengah mencoba untuk menghubungi pemerintah Dubai untuk masalah ini.

Sementara itu sebuah lembaga pemantau HAM Uni Emirat Arab yang berbasis di London mendesak agar pemerintah UEA membatalkan hukuman untuk Marte.

Sidang permohonan banding Marte baru akan digelar pada awal September mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X