Kompas.com - 19/07/2013, 06:15 WIB
Kubu oposisi membentangkan bendera Mesir saat berunjuk rasa di luar Istana Presiden di Kairo, Mesir, 2 Juli 2013. Militer Mesir pada 3 Juli mengambil alih kekuasaan, dengan menyatakan penangguhan konstitusi, menunjuk pemimpin sementara, dan berjanji menjadwalkan segera pemilu Mesir. AP PHOTO / HASSAN AMMARKubu oposisi membentangkan bendera Mesir saat berunjuk rasa di luar Istana Presiden di Kairo, Mesir, 2 Juli 2013. Militer Mesir pada 3 Juli mengambil alih kekuasaan, dengan menyatakan penangguhan konstitusi, menunjuk pemimpin sementara, dan berjanji menjadwalkan segera pemilu Mesir.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KAIRO, KOMPAS.com — Uni Afrika, pada Kamis (18/7/2013), memperingatkan kemungkinan terjadinya perang sipil di Mesir kecuali bila pemerintahan sementara yang terbentuk melibatkan kubu pendukung presiden terguling Mesir, Muhammad Mursi.

Salah satu partai politik Mesir yang sebelumnya menyatakan mendukung peta jalan buatan militer Mesir, Partai Nour, mendesak pula pemerintah yang baru terbentuk untuk mengupayakan kemajuan terkait Ikhwanul Muslimin. Partai ini merupakan kekuatan kedua terbesar kubu Islam di Mesir.

Partai Nour sebelumnya mendukung peta jalan militer tersebut untuk mengawal Mesir menuju pemilu. "Saya percaya mereka yang berkuasa harus menyadari bahwa meningkatkan tekanan pada Ikhwanul Muslimin dan mempermainkan emosi para pendukung gerakan itu akan membawa hasil yang sangat buruk," kata juru bicara Partai Nour Nader Bakkar pada Reuters TV.

Setidaknya 99 orang tewas dalam kekerasan sejak kejatuhan Mursi pada 3 Juli 2013. Lebih dari setengah jumlah itu tewas ketika tentara Mesir menembaki pendukung Mursi yang sedang shalat subuh pada 8 Juli 2013.

Terkait rencana demonstrasi besar-besaran pada Jumat (19/7/2013), sumber keamanan yang dikutip Timur Tengah News Agency mengatakan, kepolisian akan mengintensifkan pengamanan di semua obyek dan fasilitas penting.

Demonstrasi besar-besaran juga direncanakan oleh kubu anti-Mursi, pada hari yang sama dengan rencana demonstrasi kubu Mursi, Jumat ini. Kubu anti-Mursi menyebut demonstrasi mereka sebagai "rakyat melawan terorisme".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.