Salin Artikel

Cathay Pacific Kembali "Blunder", Tiket "First Class" Dijual Murah

Maskapai itu menjual tiket premium dengan harga yang sangat murah, untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari dua pekan.

Laporan dari AFP, dalam situs webnya Minggu (13/1/2019) pagi, penerbangan kelas satu atau first class dari Lisbon ke Hong Kong hanya dijual 1.512 dollar AS atau Rp 21,3 juta.

Sebagai informasi, tiket tersebut merupakan penerbangan lanjutan via London dengan maskapai mitra.

Sementara penerbangan kelas pertama yang sama tapi via Frankfurt dijual dengan harga 16.000 dollar AS atau Rp 225,4 juta.

"Kami mencoba mencari akar penyebab insiden ini baik secara internal dan eksternal dengan vendor kami," ucap juru bicara Cathay.

Menurut dia, masalah input bisa saja berkontribusi pada erornya harga tiket.

Meski demikian, maskapai tetap akan mengakui tiket first class murah tersebut, yang disebut hanya terjual dalam jumlah sedikit.

Sebelumnya pada Malam Tahun Baru, sebagian pelancong dikejutkan dengan tiket Cathay Pacific yang dijual murah secara online.

Tiket penerbangan kelas satu dan bisnis di situs web seharga 670 dollar AS atau Rp 9,4 juta untuk rute Vietnam ke Amerika Serikat dan Kanada.

Tentu saja, harga diskon tersebut mencengangkan para pembeli karena biasanya tiket kelas satu dijual sekitar 16.000 dollar AS.

Sementara, kelas bisnis seharga 4.000-6.000 dollar AS (Rp 57,6 juta-Rp 86,4 juta). Butuh dua hari bagi manajemen Cathay untuk secara terbuka mengakui terjadinya kesalahan.

Ini bukan pertama kalinya maskapai dengan tidak sengaja menjual tiket murah.

Pada 2014, Singapore Airlines sepakat untuk mengakui sekitar 400 penerbangan kelas bisnis ke Australia yang dijual dengan harga ekonomi.

https://internasional.kompas.com/read/2019/01/14/11301881/cathay-pacific-kembali-blunder-tiket-first-class-dijual-murah

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke