Salin Artikel

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Tujuannya bukan untuk merencanakan penyelenggaraan turnamen sumo di kotanya. Tapi, dia meminta pertimbangan penerbitan kebijakan yang mencerminkan kesetaraan gender di arena sumo.

Dilansir dari The Mainichi, Wali Kota Takarazuka, Tomoko Nagawa, bertemu dengan kepala hubungan masyarakat Asosiasi Sumo Jepang (JSA) Shibatayama dan menuntut agar kebijakan "nyonin kinsei" atau tidak ada perempuan diizinkan masuk ke arena sumo, untuk dihapuskan.

"Shibatayama mengatakan, dia mendengarkan saya sebagai anggota dari JSA dan akan mengadakan diskusi untuk mempertimbangkan hal tersebut," katanya.

"Saya harap, ini akan membawa kita lebih maju dan tradisi tidak digunakan untuk dalih mengakhiri pembicaraan ini," tambahnya.

Perempuan berusia 70 tahun itu mengajukan perubahan pada aturan yang telah ada di sumo, seperti politisi perempuan yang dilarang untuk memberikan penghormatan kepada pemenang di atas ring.

Dalam perhelatan sumo, perempuan dilarang untuk menginjak arena pertandingan.

AFP melaporkan, Nakagawa telah berjuang kesetaraan hak perempuan untuk berpidato di atas ring sumo.

"Saya seorang wali kota perempuan, tetapi saya adalah manusia. Meski saya seorang wali kota, saya tidak bisa berpidato di atas ring. Ini mengecewakan," ucapnya awal bulan ini.

Sebelumnya, isu keseteraan gender di atas arena sumo dipicu pada insiden keadaan darurat medis pada bulan ini.

JSA dipaksa meminta maaf atas peristiwa diusirnya petugas medis perempuan dari dohyo atau arena sumo, untuk memberikan pertolongan kepada wali kota yang pingsan saat pidato.

Wali Kota Maizuri, Ryozo Tatami, pingsan saat menyampaikan pidato di atas arena sumo, di gedung olahraga dekat Kyoto.

Beberapa tim medis yang terdiri dari perempuan bergegas untuk menolongnya. Namun, wasit meminta mereka untuk meninggalkan ring tersebut.

https://internasional.kompas.com/read/2018/04/20/15230121/wali-kota-di-jepang-berjuang-ubah-larangan-perempuan-masuk-arena-sumo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.