Salin Artikel

Kapal Selam Inggris Sudah Berada Dalam Jarak Tembak Misil ke Suriah

Kapal-kapal selam Inggris itu kini berada dalam jarak tembak misil sebagai bentuk kesiapan melakukan serangan terhadap Suriah.

Harian The Telegraph mengabarkan, PM May belum memutuskan keterlibatan Inggris dalam serangan itu bersama Inggris dan Perancis terkait serangan senjata kimia di kota Douma akhir pekan lalu.

Sejumlah sumber pemerintah Inggris, seperti dikutip The Telegraph, mengatakan bahwa Inggris akan melakukan langkah yang diperlukan agar bisa menembakkan misil penjelajah Tomahawk dari kapal selam ke sejumlah sasaran militer di Suriah.

PM May sudah mengumpulkan kabinetnya untuk mendiskusikan respon pemerintah Inggris terhadap serangan senjata kimia di Suriah.

Namun, BBC mengutip sejumlah sumber mengabarkan, Inggris kemungkinan akan ikut terlibat dalam serangan militer itu sebelum persejuan parlemen diperoleh.

Masih menurut BBC, PM May ragu untuk meminta Amerika Serikat menunda aksi militer hingga dia melakukan konsultasi dengan parlemen Inggris.

Sebab, para anggota parlemen baru akan kembali bekerja pada pekan depan setelah menjalani reses sekaligus liburan Paskah.

Sejauh ini, PM May belum menuding pemerintah Suriah sebagai pelaku serangan senjata kimia tetapi dia mengatakan aksi militer diperlukan jika Presiden Bashar al-Assad terbukti memerintahkan serangan senjata kimia itu.

https://internasional.kompas.com/read/2018/04/12/13171601/kapal-selam-inggris-sudah-berada-dalam-jarak-tembak-misil-ke-suriah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.