Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kedua Mata Pria Ini Dicungkil, Diduga Digunakan untuk Ritual Sihir

Kompas.com - 04/09/2016, 13:14 WIB

ABUJA, KOMPAS.com - Seorang pria berusia 19 tahun di negara bagian Bauchi, wilayah utara Nigeria kehilangan kedua matanya.

Kedua mata pemuda itu dicungkil orang-orang yang diduga ingin menggunakan bola mata tersebut untuk tujuan ritual ilmu hitam.

Hussain Emmanuel, korban yang kehilangan matanya, kini dirawat di rumah sakit kota Bauchi.

Ia mengatakan serangan itu terjadi dua pekan lalu di desanya yang terletak di kawasan terpencil Tafawa Balewa.

Hussain menambahkan, ia dibujuk dua kenalannya di desa Marti untuk pergi ke sungai terdekat untuk berenang.

Hussain, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang reparasi sepeda motor, mengatakan, salah seorang di antara dua lelaki itu menjanjikan pekerjaan di Nigeria selatan.

Namun ketika mereka sampai di sungai, kedua orang itu menyerang, berusaha mencekiknya dengan rantai dan memukulnya hingga pingsan.

Ketika ia terbangun, Hussain tidak bisa melihat dan akhirnya berteriak minta tolong hingga diselamatkan beberapa pejalan kaki.

Para pejalan kaki yang menolong Hussain sangat terkejut melihat kedua mata pria itu telah hilang.

Polisi mengatakan, sedang menyelidiki kasus ini dan belum bisa memperkirakan motif pencungkilan mata ini.

Di beberapa bagian dunia, khususnya di Afrika, ritual atau upacara tradisional sihir, perdukunan atau untuk memperoleh kekuatan supranatural, masih terjadi.

Sebagian besar korban dianiaya bahkan dibunuh untuk diambil bagian tubuhnya, adalah anak-anak, namun orang dewasa juga kerap menjadi sasaran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com