"Guam Aman, Saya Percaya Kemampuan Militer AS" - Kompas.com

"Guam Aman, Saya Percaya Kemampuan Militer AS"

Kontributor Singapura, Ericssen
Kompas.com - 10/08/2017, 09:00 WIB
Foto handout ini dirilis oleh US Forces Korea (USFK) menunjukkan sistem pertahanan M270 menembakkan sebuah misil taktis MGM-140 ke arah Laut Jepang (Laut Timur), dari sebuah lokasi yang tidak diketahui di pantai timur Korea Selatan, Rabu (5/7/2017). Peluncuran itu dilakukan Korea Selatan dan Amerika Serikat sebagai respons peluncuran misil balisktik antarbenua yang dilakukan Korea Utara pada Selasa, 4 Juli kemarin.AFP PHOTO AND USFK / HANDOUT Foto handout ini dirilis oleh US Forces Korea (USFK) menunjukkan sistem pertahanan M270 menembakkan sebuah misil taktis MGM-140 ke arah Laut Jepang (Laut Timur), dari sebuah lokasi yang tidak diketahui di pantai timur Korea Selatan, Rabu (5/7/2017). Peluncuran itu dilakukan Korea Selatan dan Amerika Serikat sebagai respons peluncuran misil balisktik antarbenua yang dilakukan Korea Utara pada Selasa, 4 Juli kemarin.

HAGATNA, KOMPAS.com - Madeleine Z. Bordallo, anggota Kongres Amerika Serikat yang mewakili Guam menyatakan keyakinannya bahwa militer AS dapat melindungi Guam dari ancaman rudal Korea Utara.

“Guam dalam keadaan aman dan saya percaya kemampuan militer negara kita untuk melindungi Guam dari segala ancaman.”

Demikian bunyi pernyataan resmi politisi wanita berusia 84 itu, Rabu (9/8/2017).

Madeleine juga mengutarakan, dia telah menghubungi Presiden Donald Trump dan mendukung Presiden untuk bekerjasama dengan komunitas internasional demi meredakan ketegangan.

Baca: Guam, Pulau Kecil dalam Bidikan Nuklir Korut, Ada Apa di Sana?

Sementara itu, Gubernur Guam Eddie Baza Calvo meminta warga untuk tenang.

“Saya ingin memastikan kepada penduduk Guam bahwa saat ini tidak ada bahaya yang mengancam pulau ini,” ucapnya.

Salah satu penduduk Guam bernama Jackie Hanson yang diwawancarai the Telegraph Menilai, suatu hal yang wajar jika penduduk pulau kecil ini merasa cemas dengan ancaman itu.

“Guam adalah pulau yang sangat kecil dengan sumber daya yang terbatas. Kami mengandalkan impor untuk hampir segala hal,” tuturnya.

Sejauh ini Hanson belum mendengar kabar adanya rencana eksodus penduduk Guam. Namun, menurut dia, hal itu bisa terjadi jika ancaman konflik militer terus meningkat.

Berjarak 2.100 mil dari Korut, Guam adalah pangkalan militer AS yang menaungi tiga unit militer penting negeri adidaya itu.

Sebelumnya, Korea Utara mengancam akan meluncurkan peluru kendali balistik jarak menengah ke Guam.

Baca: Korut Balas Amarah Trump dengan Ancaman Rudal ke Pangkalan AS di Guam

Pyongyang mengaku mempersiapkan rencana operasional untuk meluncurkan rudal ke wilayah di sekitar Guam dengan roket balistik strategis jarak menengah Hwasong-12.

Ancaman tersebut terjadi setelah Trump mengeluarkan sebuah peringatan terhadap Korut.

Trump menyebut, Korut akan disambut dengan api dan kemarahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di muka bumi.

Baca: Trump Kembali Umbar Ancaman dan Kemarahan kepada Korut

Trump diduga berang ketika media AS melaporkan bahwa Pyongyang telah berhasil membuat hulu ledak nuklir "mini" yang dapat dimuat ke dalam rudal mereka.

Baca: Benarkah Korut Telah Berhasil Buat Hulu Ledak Nuklir Mini?

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Singapura, Ericssen
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM