Polisi Buru Pengemudi Mobil BMW yang Menabrak Enam Tentara - Kompas.com

Polisi Buru Pengemudi Mobil BMW yang Menabrak Enam Tentara

Kompas.com - 09/08/2017, 15:23 WIB
Polisi Paris mengevakuasi orang-orang dari kawasan Champs Elysees.Reuters Polisi Paris mengevakuasi orang-orang dari kawasan Champs Elysees.

PARIS, KOMPAS.com – Polisi Perancis memburu pengemudi mobil yang menabrak sejumlah tentara sehingga enam orang terluka, dalam serangan pada Rabu (9/8/2017) pagi, di pinggiran Paris.

Sebuah mobil melaju kencang menyeruduk tentara yang sedang berpatroli di kawasan kelas atas di Levallois-Perret, pinggiran Paris, ibu kota Perancis, seperti dilaporkan The Guardian.

Mobil ditinggalkan begitu saja setelah enam anggota Opération Sentinelle, regu tentara yang menjadi bagian dari pasukan pengaman keadaan darurat sejak serangan teroris November 2015.

Petugas sedang berkumpul di dekat kendaraan operasional mereka di Place de Verdun, tidak jauh dari balai kota di Levallois-Perret, sekitar pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 14.00 WIB.

Baca: 4 Serangan di Paris, Ini Cerita Ringkasnya

Akibat serudukan mobil tersebut, enam personil militer terluka dengan dua di antaranya terluka serius.

Dua korban terakhir itu dibawa ke rumah sakit militer Percy di Clamart, dekat ibu kota Prancis. Namun, tidak satu pun dari mereka yang terancam jiwanya.

Patrick Balkany, wali kota Levallois-Perret, mengatakan kepada BFMTV, bahwa sebuah mobil BMW yang diparkir di dekatnya tampaknya telah menunggu tentara meninggalkan barak mereka.

Dia menggambarkan serangan tersebut sebagai "agresi yang disengaja".

"Tanpa diragukan lagi ini merupakan tindakan yang disengaja ... Kendaraan ini sedang mengawasi tentara itu," kata Balkany.

Beberapa saat setelah tentara keluar dari mobil operasional mereka, sebuah mobil "BMW melaju sangat kencang saat mereka keluar. Hal ini terjadi di tengah kota dan terjadi sangat cepat. "

EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Terkini Lainnya