Melihat Toko Kerajinan Indonesia di New Orleans - Kompas.com

Melihat Toko Kerajinan Indonesia di New Orleans

Kompas.com - 21/04/2017, 22:31 WIB
VIA VOA INDONESIA Salah satu sudut di toko kerajinan Indonesia di New Orleans.

NEW ORLEANS, KOMPAS.com - Java House Import yang berlokasi di Dumaine Street, French Quarter, menjual berbagai produk kerajinan tangan dari Indonesia, terutama dari Jawa dan Bali.

Pemilik toko ini adalah Lily Santoso Monk, perempuan asal Indonesia yang sudah puluhan tahun tinggal di New Orleans.

Ketika hijrah ke Amerika Serikat, Lily tidak berniat membuka toko kerajinan tangan Indonesia.

Ia sempat bekerja di perusahaan periklanan, sebelum akhirnya memutuskan membuka toko ini.

Semua barang di toko ini didatangkan dari Indonesia dan salah satu yang paling laris adalah lonceng pintu dari bambu.

Demi memenuhi selera pasar, Lily juga memesan beberapa barang yang ia rancang sendiri ke perajin di Indonesia.

Menjual produk kerajinan Indonesia di kawasan yang menjadi tujuan turis dari berbagai belahan dunia, diakui Lily, memiliki tantangan tersendiri.

Nyaris setiap turis yang masuk toko bertanya dari mana barang-barang ini berasal, dan ketika dijelaskan dari Indonesia, banyak yang tidak tahu.

Alhasil, Lily sering kali harus menjalankan "diplomasi budaya Indonesia" lewat tokonya ini.

Sebelum memiliki toko ini, Lily berjualan kerajinan Indonesia di French Market bersandingan dengan pedagang kerajinan dari berbagai negara.

French Market juga ternyata menjadi cikal bakal dari The House of Bali, toko kerajinan Indonesia yang berlokasi di Magazine Street, New Orleans.

Edwin Jocom, pemilik House of Bali sudah lama malang melintang dalam urusan impor barang-barang Indonesia ke AS.

Awalnya ia dan keluarga bisnis impor mebel dari Indonesia. Namun usaha ini berhenti ketika Amerika diterjang krisis tahun 2008.

Ia kemudian banting setir dan berjualan produk kerajinan tangan di French Market. Dengan prospek yang  bagus, ia memberanikan diri membuka toko ini di akhir tahun lalu.

Edwin dan Lily sebenarnya tidak hanya menjual produk kerajinan Indonesia di New Orleans, tapi juga ikut memperkaya keragaman budaya kota terbesar di negara bagian Louisiana ini.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM