Mata-Mata Rusia Didakwa Terkait Peretasan Yahoo di Tahun 2014 - Kompas.com

Mata-Mata Rusia Didakwa Terkait Peretasan Yahoo di Tahun 2014

Kompas.com - 16/03/2017, 23:01 WIB
Associated Press Poster Dicari oleh FBI ini menunjukkan foto Alexsey Alexseyevich Belan, warga negara Rusia yang dicari karena diduga terlibat dalam peretasan Yahoo tahun 2014. Pemerintah AS, Rabu (15/3/2017), mengumumkan dakwaan atas dua pejabat intelijen dan dua peretas termasuk Belan, dalam peretasan Yahoo tersebut.

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia menyatakan tidak terlibat dalam aktivitas cyber ilegal apapun, sehari setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengumumkan dakwaan terhadap dua mata-mata Rusia dan dua orang lainnya yang diduga mencuri informasi pribadi jutaan orang dalam kasus peretasan Yahoo tahun 2014.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Kamis (16/3/2017) mengatakan kepada wartawan bahwa tak ada badan pemerintah Rusia, termasuk Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang terlibat.

Wakil Jaksa Agung AS, Mary McCord, mengatakan empat orang yang didakwa itu adalah dua anggota FSB dan dua peretas yang membantu mereka.

Kedua agen FSB itu, yang disebut sebagai Dmitry Dokuchaev dan Igor Sushchin, "melindungi, mengatur, memfasilitasi dan membayar para peretas kriminal untuk mengumpulkan informasi melalui peretasan komputer di AS dan tempat lainnya,” kata McCord.

Ia mengatakan para peretas menarget akun para pejabat pemerintah Rusia dan AS,  para wartawan, pegawai jasa keuangan, dan personel militer.

Salah seorang di antara yang didakwa bersekongkol itu, Alexsey Belan, pernah didakwa dua kali sebelumnya oleh AS karena kasus peretasan serupa, dan telah dimasukkan daftar FBI mengenai penjahat cyber paling diburu selama lebih dari tiga dekade.

Peretas lainnya, Karim Baratov, ditangkap hari Selasa (14/3/2017) di Kanada, kata McCord

EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM