Selasa, 28 Maret 2017

Internasional

Mudahnya Mencari Produk Makanan Halal di Jerman

Rabu, 22 Juni 2016 | 18:00 WIB
DPA/Deutsche Welle Toko-toko yang menjual makanan halal di Jerman biasanya dikelola warga keturunan Turki.

BERLIN, KOMPAS.com - Jika Anda beragama Islam dan tengah berada di Jerman lalu mencari makanan halal, jangan cemas. Produk makanan halal sangat mudah ditemukan di negeri ini.

Meski pemeluk Islam merupakan minoritas di Jerman tetapi jumlahnya mencapai lima persen dari seluruh penduduk atau sekitar empat juta jiwa.

Dengan jumlah umat Muslim yang cukup signifikan ini, maka berbagai produsen makanan halal melirik Jerman sebagai pasar potensial

Berbagai produk makanan halal ini dengan mudah ditemukan di berbagai toko, terutama yang dikelola warga keturunan Turki di berbagai kota.

Namun, pusat belanja Jerman yang pertama kali mencantumkan label halal adalah supermarket Halalkauf di kota Koln.

Toko ini mencantumkan laabel halal itu di salah satu pilar bangunannya, lengkap dengan keterangan mengenai kehalalan berbagai produk halal yang dijual di tempat itu.

Toko ini setiap hari dipadati ratusan orang pelanggan. Meski berlabel halal, pelanggan supermarket Halalkauf ini tak hanya datang dari kalangan warga keturunan Turki atau umat Muslim.

Warga Jerman dari berbagai etnis dan agama juga banyak yang berbelanja di supermarket tersebut.

Tempat ini banyak dikunjungi pelanggan karena menjual banyak produk makanan dari yang segar hingga olahan.

Buah-buahan dan sayuran segar dapat ditemukan tak jauh dari pintu masuk. Berbagai jenis beras, biji-bijian, saus, manisan dan permen juga tersedia.

Di bagian belakang supermarket ini disediakan daging segar dan daging olahan seperti sosis. Dan, semua daging yang ada di toko ini dipotong dan diolah sesuai dengan aturan agama Islam.

Supermarket Halalkauf yang dibuka pada Februari 2013 di distrik Ehrenfeld, Koln merupakan bisnis keluarga Devecioglu.

Adem Devecioglu, salah seorang dari empat bersaudara yang mengelola pusat belanja ini membagi kiat suksesnya dalam mengelola bisnis ini.

Adem mengatakan, para pelanggan memilih tokonya karena berbagai produk segar yang ditawarkan serta pelayanan yang ramah. Bahkan, seringkali pengelola toko terlihat tengah "ngobrol" santai dengan para pelanggan.

Bisnis produk makanan halal di Eropa, khususnya Jerman, memang memiliki prospek yang cerah dan sangat menguntungkan.

Berdasarkan laporan Global Islamic Economy, bisnis makanan dan gaya hidup halal akan tumbuh hingga 10.8 persen hingga 2019 dengan nilai lebih dari Rp 50 triliun.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Ervan Hardoko
Sumber: Deutsche Welle,