Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Kompas.com - 11/12/2019, 23:22 WIB
Petugas kepolisian mendatangi lokasi terjadinya penembakan di Jersey City, New Jersey, AS, Selasa (10/12/2019) waktu setempat. Dilaporkan setidaknya enam orang tewas dalam baku tembak hebat tersebut, dengan seorang polisi dan dua orang yang diyakini sebagai pelaku penembakan masuk dalam daftar korban meninggal. AFP/KENA BETANCURPetugas kepolisian mendatangi lokasi terjadinya penembakan di Jersey City, New Jersey, AS, Selasa (10/12/2019) waktu setempat. Dilaporkan setidaknya enam orang tewas dalam baku tembak hebat tersebut, dengan seorang polisi dan dua orang yang diyakini sebagai pelaku penembakan masuk dalam daftar korban meninggal.

JERSEY CITY, KOMPAS.com - Dua pelaku baku tembak New Jersey, Amerika Serikat (AS), disebut memang sengaja menargetkan supermarket Yahudi.

Berdasarkan keterangan sumber keamanan, kedua tersangka diidentifikasi bernama David Anderson serta Francine Graham.

Keduanya ditembak mati oleh polisi dalam baku tembak yang terjadi di New Jersey Selasa siang waktu setempat (10/12/2019).

Baca juga: Baku Tembak Panas Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Total ada empat orang tewas dalam insiden itu, dengan rincian tiga warga sipil dan seorang polisi yang tengah menyelidiki kasus pembunuhan.

Insiden dimulai ketika Anderson dan Graham membunuh Joseph Seals, polisi yang bertugas untuk mengawasi peredaran sejnata ilegal di jalanan.

Setelah itu keduanya masuk ke dalam supermarket menggunakan mobil curian, dan membarikade diri mereka di dalam sambil membalas tembakan.

Sumber menerangkan, Anderson dan Graham pernah masuk sebagai pengikut pergerakan Black Hebrew Israelite, dan emngunggah pesan kebencian di internet.

Wali Kota Jersey City Steven Fulop dalam kicauannya di Twitter berujar, dua pelaku memang sengaja menargetkan supermarket Yahudi.

"Berdasarkan penyelidikan awal, kami yakin para pelaku memang menargetkan lokasi itu sebelumnya," terang Fulop.

Dilansir New York Post Rabu (11/12/2019), klaim itu dia beberkan berdasarkan rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X