Kompas.com - 30/10/2019, 06:35 WIB
Tentara Turki di kota Suriah Ras al-Ain memperhatikan ketika tank menembak di posisi yang dihuni milisi dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dengan Kurdi sebagai tulang punggungnya pada 28 Oktober 2019. Militer Turki dan Suriah dilaporkan terlibat baku tembak di perbatasan, dengan enam tentara Suriah tewas. AFP/NAZEER AL-KHATIBTentara Turki di kota Suriah Ras al-Ain memperhatikan ketika tank menembak di posisi yang dihuni milisi dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dengan Kurdi sebagai tulang punggungnya pada 28 Oktober 2019. Militer Turki dan Suriah dilaporkan terlibat baku tembak di perbatasan, dengan enam tentara Suriah tewas.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sebanyak enam tentara Suriah dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan pasukan Turki untuk kali pertama sejak Ankara menyerang Kurdi.

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyebut milisi Kurdi telah mundur dari perbatasan sesuai kesepakatan dengan Turki awal Oktober ini.

"Penarikan kelompok bersenjata dari teritori di mana koridor keamanan diciptakan telah terselesaikan," ujar Shoigu dilansir media Rusia.

Baca juga: 300 Polisi Militer Rusia Sampai di Suriah untuk Patroli Perbatasan

Militer Turki dan pemberontak Suriah yang disokongnya melancarkan serangan atas milisi Kurdi pada 9 Oktober dengan tujuan menciptakan "zona aman" sepanjang 30 km.

Unit Perlindungan Kurdi (YPG) telah sepakat untuk menjauh dari kawasan sepanjang 120 km. Namun baku tembak dilaporkan masih terus berlangsung.

Shoigu menyatakan, penjaga perbatasan Suriah dan polisi militer Rusia telah ditempatkan. Namun situasinya berubah rumit dengan konflik Turki serta Damaskus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Observatorium untuk HAM Suriah menyatakan, enam tentara tewas dalam konflik senjata yang berlangsung di kota perbatasan kunci Ras al-Ain.

"Artileri Turki membunuh lima personel rezim di ujung desa Assadiya," terang Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman, dilansir AFP Selasa (29/10/2019).

Selain itu lanjut Rahman, pemberontak Suriah dikabarkan mengeksekusi seorang tentara rezim yang sebelumnya telah mereka tangkap.

Kemudian pada Selasa, Observatorium melaporkan baku tembak antara militer pemerintah Suriah dengan milisi bentukan Turki masih terus terjadi.

Baca juga: Soal Suriah, AS Sebut Turki Sudah Salah Langkah

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X