Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Kompas.com - 20/11/2019, 08:47 WIB
Warga iran berkumpul di sekitar pos polisi yang dibakar selama demonstrasi menentang kenaikan harga BBM di pusat kota Isfahan pada 17 November 2019. AFP/-Warga iran berkumpul di sekitar pos polisi yang dibakar selama demonstrasi menentang kenaikan harga BBM di pusat kota Isfahan pada 17 November 2019.

TEHERAN, KOMPAS.com - Organisasi Amnesty International menyatakan, setidaknya 106 orang tewas dalam demonstrasi menentang kenaikan harga BBM di Iran.

Amnesty International mendasarkan temuan mereka pada "laporan yang bisa dipercaya", seperti diberitakan oleh Sky News pada Selasa (19/11/2019).

Pejabat Iran tidak membeberkan adanya korban tewas sejak demonstrasi menolak kenaikan harga BBM terjadi pada akhir pekan lalu.

Baca juga: 3 Fakta di Balik Kenaikan Harga BBM, Arahan Presiden Jokowi hingga Warga Kaget


Amnesty yakin, jumlah korban meninggal bisa saja melebihi jumlah yang mereka laporkan, dengan adanya kabar bahwa 200 orang tewas.

Garda Revolusi sudah memperingatkan mereka bisa mengambil "langkah tegas" setelah 100 bank, bangunan, dan mobil dibakar oleh demonstran.

Internet sudah dimatikan di seantero negeri untuk mencegah pengunjuk rasa membagikan video atau foto kerusuhan, dengan polisi anti-huru hara dikerahkan.

Kelompok garis keras di Iran menyerukan supaya para provokator unjuk rasa harus dieksekusi dengan cara digantung di tengah kerusuhan.

"Sejumlah laporan menyatakan, pengadilan mempertimbangkan untuk menggunakan eksekusi gantung bagi para pemimpin demonstrasi," jelas harian Keyhan.

Aksi protes terjadi di sejumlah daerah di Iran, meski jalanan di Teheran relatif tenang. Tak jelas berapa banyak yang tertangkap atau terbunuh.

Dalam video yang beredar memperlihatkan adanya aksi massa pro-pemerintah di tengah demo yang berlangsung di 100 kota seantero Iran.

Komisioner Tinggi untuk HAM PBB menyatakan, mereka sangat "khawatir" dengan laporan adanya peluru tajam yang ditembakkan ke arah demonstran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X