Cium Bibir Muridnya yang Baru Berusia 14 Tahun, Guru di Singapura Dihukum Penjara

Kompas.com - 03/09/2019, 16:54 WIB
Ilustrasi anak perempuan menangis. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak perempuan menangis.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang guru di Singapura dijatuhi hukuman enam bulan penjara, pada Selasa (3/9/2019), karena telah mencium bibir murid perempuan yang baru berusia 14 tahun sebanyak dua kali.

Guru pria berusia 35 tahun yang tidak diungkapkan identitasnya karena perintah pengadilan itu, telah mengakui perbuatannya dan bersalah atas satu tuduhan eksploitasi seksual terhadap anak-anak.

Dilansir Channel News Asia, pria itu diketahui mengajar siswa tingkat menengah pertama dan atas, namun nama sekolah tempatnya mengajar juga tidak diidentifikasi dalam dokumen pengadilan.

Baca juga: Cabuli Siswanya Usia 8 Tahun di Kelas, Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi

Dia juga bertanggung jawab atas kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yang diikuti oleh korban, namun sekali lagi, tidak diungkapkan jenis kegiatan ekstrakurikuler tersebut.

Dari kegiatan ekstrakurikuler inilah terdakwa dan korban berkenalan dalam kapasitasnya sebagai guru penanggung jawab. Terdakwa kemudian mulai mengirim pesan teks kepada korban.

Korban dan terdakwa sempat bertemu dua kali di luar sekolah sebelum insiden terjadi, yakni pada 18 Juli 2018 untuk pergi ke salon dan memesan kopi, serta seminggu berikutnya untuk membeli teh dan pergi ke mal.

Hingga akhirnya pada 28 Juli 2018, keduanya kembali bertemu. Awalnya terdakwa bertindak sebagai guru yang mendampingi sekelompok siswa, termasuk korban, untuk kegiatan di luar sekolah.

Baca juga: Usai Pesta Miras, 4 Pria Perkosa Siswa SMP di Pantai

Namun setelahnya, terdakwa mengajak korban makan malam berdua di sebuah restoran Jepang dan disetujui oleh korban.

Selesai makan malam, terdakwa dan korban duduk bersebelahan di restoran. Guru itu kemudian mulai meletakkan tangannya di atas bahu korban, lantas mencium bibir korban.

"Korban merasa terkejut dan gugup. Dia merasa malu sekaligus takut. Tidak tahu bagaimana harus bereaksi, korban justru tertawa," kata jaksa penuntut di pengadilan.

Keduanya lantas meninggalkan restoran dan korban berkata hendak pulang. Namun saat berada di tangga, terdakwa justru kembali mencium bibir korban. Kali ini korban hanya terdiam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X