Gagal Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota Meksiko Didandani ala Perempuan dan Diarak

Kompas.com - 06/08/2019, 13:32 WIB
Wali Kota Huixtan di Meksiko, Javier Sebastian Jimenez Santiz, dan stafnya diarak dengan mengenakan baju perempuan selama 4 hari penuh setelah dianggal gagal memenuhi janji kampanye. Oddity CentralWali Kota Huixtan di Meksiko, Javier Sebastian Jimenez Santiz, dan stafnya diarak dengan mengenakan baju perempuan selama 4 hari penuh setelah dianggal gagal memenuhi janji kampanye.

HUIXTAN, KOMPAS.com - Karena gagal memenuhi janji kampanye yang dibuat, seorang wali kota di Meksiko dihukum dengan diarak setelah terlebih dahulu didandani seperti perempuan.

Javier Sebastian Jimenez Santiz memenangkan pemilihan di kota Huixtan dengan salah satu janjinya adalah dia bakal meningkatkan sistem air setempat. Namun dia terlalu banyak berkilah.

Juli lalu, karena muak dengan alasan yang dibuat karena gagal dengan janji kampanye, warga lokal menyerbu kantor wali kota dan mendandani Santiz beserta penasihatnya, Luis Ton.

Baca juga: Fakta Protes Jalan Rusak di Mamuju, Hadang Mobil Bupati hingga Tagih Janji Kampanye

Dilansir Oddity Central Senin (5/8/2019), Santiz mengenakan rok panjang hitam dan blus putih dengan sulaman bunga. Sementara Ton diberi gaun merah muda cerah dengan bintik putih.

Dua pejabat itu kemudian diarak keliling kota selama empat hari penuh sejak 30 Juli di depan para warga sambil memegang tanda berisi mereka gagal dengan janji mereka.

Masih belum cukup dengan dipermalukan, Santiz dan Ton juga diharuskan menghentikan setiap pengguna jalan di perempatan, dan memohon donasi untuk menyelesaikan janji kampanyenya.

Dalam wawancara dengan media setempat, Santiz menjelaskan bahwa sebenarnya hendak menyelesaikan proyek yang dia janjikan. Namun dananya tidak cukup.

Dana sebesar 3 juta peso, sekitar Rp 2,1 miliar, yang dibutuhkan untuk membangun jaringan air bagi kota Huixtan ternyata diberikan pemerintah provinsi ke daerah lain.

Namun, warga yang berada di sekelilingnya marah dan menuduhnya pembohong. Mereka menyerukan adanya investigasi untuk membuktikan Santiz tidak mencuri dana itu.

Santiz bersikukuh dia tidak bersalah. Namun dia juga tidak keberatan diselidiki. Foto-foto dia dan Ton yang diarak sambil memakai baju perempuan pun marak di media sosial.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X