AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Kompas.com - 21/07/2019, 09:26 WIB
Kombinasi dari gambar yang dirilis oleh Garda Revolusi Iran pada 19 Juli 2019 dari drone memperlihatkan kapal perang Amerika Serikat antara lain kapal perusak USS Boxer. Gambar itu merupakan bantahan setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim Boxer menghancurkan drone Iran di Selat Hormuz. AFP/Irans Islamic Revolutionary Guard CorpsKombinasi dari gambar yang dirilis oleh Garda Revolusi Iran pada 19 Juli 2019 dari drone memperlihatkan kapal perang Amerika Serikat antara lain kapal perusak USS Boxer. Gambar itu merupakan bantahan setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim Boxer menghancurkan drone Iran di Selat Hormuz.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) melalui seorang pejabatnya menyatakan mereka punya bukti bahwa drone Iran telah ditembak jatuh di Selat Hormuz.

"Kami punya bukti yang sangat jelas," ujar si pejabat yang tidak disebutkan namanya seraya menambahkan, terdapat juga bukti video untuk memperkuat keterangan mereka.

Baca juga: Bantah Klaim Trump, Iran Rilis Foto dari Drone Mereka

Dia menambahkan seperti dilansir AFP Sabtu 920/7/2019), drone Iran telah terbang terlalu dekat dengan kapal perang AS. "Jika Anda terbang terlalu dekat, Anda bakal ditembak jatuh," tegasnya.


Selama Jumat (19/7/2019), Pentagon tidak merilis keterangan apakah mereka mempunyai bukti video atau foto yang memperlihatkan drone Iran itu.

Sebelumnya pada Kamis (18/7/2019), Presiden Donald Trump menyatakan kapal perang USS Boxer menghancurkan drone Iran di Selat Hormuz karena terbang terlalu dekat.

Militer Iran membantah klaim tersebut dengan mengatakan "tak berdasar dan mengkhayal". Namun, mereka mengakui ada satu drone mereka yang terbang di dekat kapal perang AS.

"Seluruh drone Iran sudah kembali dengan selamat ke pangkalan," demikian pernyataan dari juru bicara militer, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi.

Kawasan Teluk dan Selat Hormuz, jalur pelayaran terpenting dalam perdagangan minyak dunia, menjadi panas situasinya sepanjang dua bulan terakhir.

Keadaan itu muncul sejak Trump mengumumkan keluar dari kesepakatan nuklir Iran yang dibuat oleh pendahulunya, Barack Obama, pada Mei tahun lalu.

Trump kemudian mengatakan dia menarik perintah serangan udara sebagai balasan setelah Iran menghancurkan drone AS karena dituduh melanggar wilayah udara mereka.

Baca juga: AS Klaim Tembak Jatuh Drone Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X