Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Kompas.com - 19/07/2019, 16:09 WIB
Harimau terlihat berlindung ke dalam rumah milik warga, setelah air menggenangi Taman Margasatwa Kaziranga, pada Kamis (18/7/2019).AFP PHOTO / HANDOUT / WILDLIFE TRUST OF INDIA Harimau terlihat berlindung ke dalam rumah milik warga, setelah air menggenangi Taman Margasatwa Kaziranga, pada Kamis (18/7/2019).

ASSAM, KOMPAS.com - Banjir melanda taman margasatwa di Assam, India, memaksa binatang liar berlarian menuju tanah kering. Seekor harimau yang kabur bahkan sampai masuk ke rumah warga.

Diberitakan Zee News, Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Assam (ASDMA), pada Kamis (18/7/2019), air menggenangi sejumlah taman nasional dan suaka margasatwa di India, seperti di Taman Nasional Kaziranga, Taman Nasional Manas, dan Suaka Margasatwa Pobitora.

Air bahkan dilaporkan menggenani hingga 80 persen wilayah Taman Nasional Kaziranga, dengan 95 kamp tenggelam di bawah banjir. Foto-foto di media sosial memperlihatkan badak bercula satu, gajah, dan hewan liar mencari dataran yang lebih tinggi.

Seekor harimau ditemukan sedang berbaring di tempat tidur di dalam rumah toko milik warga, pada Kamis. Temuan itu mengejutkan penduduk, sekaligus membuat warga menyoroti nasib hewan-hewan yang terperangkap akibat banjir.


Baca juga: 4 Ekor Harimau Sirkus di Italia Serang Pawang hingga Tewas

Harimau dewasa dengan berat sekitar 90 kilogram itu menjadi salah satu hewan yang kabur dari Taman Nasional Kaziranga. Binatang itu pertama kali terlihat saat menyeberang jalan raya dan melompat ke pekarangan rumah toko milik warga.

"Pemilik rumah hendak membuka toko pada pukul 08.30 pagi, saat dia melihat seekor harimau yang melompat masuk," ujar Bhaskar Choudhury, kepala dokter hewan di Wildlife Trust of India.

"Salah satu pintu tambahnya tidak terkunci dan ruangan di dalam cukup gelap, sehingga harimau itu memutuskan untuk masuk dan berbaring di tempat tidur," kata Choudhury.

Dia menambahkan, alih-alih menenangkan harimau itu dan menangkapnya, pihaknya memilih untuk menunggu hingga matahari terbenam dan berharap hewan itu pergi dengan sendirinya.

Sementara itu, penjaga hutan menggunakan perahu untuk melintasi kawasan taman, yang sekarang menjadi genangan air yang besar, untuk mencari binatang yang terdampar atau terluka.

Baca juga: Hendak Jual 2 Kulit Harimau Peninggalan Kakek, Pria Ini Ditangkap Polisi

"Sudah cukup lama sejak banjir ini mempengaruhi Taman Nasional Kaziranga," kata petugas hutan Pradut Goswami kepada AFP.

Lebih dari 50 hewan liar telah mati sejauh ini, termasuk beberapa dalam kecelakaan lalu lintas, ketika hewan-hewan itu mencoba untuk menyeberang jalan di luar taman dan mencapai bukit Karbi di dekatnya, media setempat melaporkan.

ASDMA mengatakan, sebanyak 37 orang dilaporkan tewas akibat banjir dan tanah longsor di negara bagian itu. Menurut otoritas tersebut, total 4.128 desa di 28 distrik telah terdampak banjir di India yang telah berlangsung selama dua pekan.

Sebanyak 5 juta warga telah terdampak banjir, dengan pengungsi berlindung di 427 kamp bantuan dan 392 pusat distribusi bantuan yang didirikan di sejumlah distrik oleh pemerintah negara bagian Assam.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Internasional
Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Internasional
Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Internasional
Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Internasional
Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Internasional
Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Internasional
Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Internasional
Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Internasional
Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Internasional
Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Internasional
Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Internasional
Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Internasional
Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Internasional
AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

Internasional
Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X