Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Kompas.com - 18/07/2019, 14:35 WIB
Pesawat milik maskapai India, Vistara Airline. SHUTTERSTOCKPesawat milik maskapai India, Vistara Airline.

MUMBAI, KOMPAS.com — Sebuah pesawat penumpang penerbangan lokal nyaris kehabisan bahan bakar di udara akibat cuaca buruk, yang memaksa pesawat terbang lebih lama dari yang seharusnya.

Pesawat penerbangan Vistara UK944 hanya memiliki sisa bahan bakar untuk waktu lima hingga enam menit sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di bandara alternatif setelah melakukan panggilan darurat bahan bakar (fuel mayday).

Pesawat dalam penerbangan pada 15 Juli lalu itu membawa 153 penumpang dan terbang dari bandara Mumbai dengan tujuan Delhi.

Namun, pesawat A320neo itu tidak dapat mendarat di Delhi akibat cuaca buruk dan akhirnya dialihkan ke bandara di Lucknow yang berjarak sekitar 420 kilometer.


Baca juga: 35 Penumpang Luka Akibat Turbulensi, Pesawat Air Canada Dialihkan ke Hawaii

Akan tetapi, setelah tiba di atas Lucknow, jarak pandang mendadak menurun dan pilot berusaha menuju Prayagraj yang berjarak 30 menit terbang, hanya untuk kembali memutar Lucknow setelah tujuh menit.

Pada tahap ini, pesawat dengan cepat kehabisan bahan bakar dan mulai menggunakan bahan bakar cadangan, serta melakukan panggilan darurat.

Cuaca akhirnya cerah dan pesawat dapat mendarat di Lucknow dengan 200 kilogram bahan bakar tersisa, yang cukup untuk terbang selama maksimal enam menit. Demikian menurut sumber kepada The Times of India.

Seorang pilot senior mengatakan kepada media, pesawat itu beruntung dapat mendarat dengan selamat.

Pilot senior itu menyebut keputusan mengalihkan penerbangan ke Prayagraj alih-alih melakukan pendaratan di Lucknow sebagai keputusan yang berbahaya.

Akibat pengalihan itu, waktu tempuh dari Mumbai menuju Delhi yang seharusnya sekitar dua jam harus ditempuh selama hampir empat jam setelah berputar-putar di atas Delhi selama lebih dari satu jam sebelum mencoba mengalihkan sebanyak dua kali.

Baca juga: Diduga Powerbank Terbakar di Pesawat, Penerbangan Virgin Atlantic Dialihkan

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) mengonfirmasi bahwa mereka telah menangguhkan para pilot yang terlibat dalam insiden.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turki 'Sandera' Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Turki "Sandera" Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Internasional
Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X