Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Kompas.com - 26/06/2019, 15:49 WIB
Inilah drone ringan berbentuk burung hantu mirip peliharaan penyihir dalam kisah fiksi Harry Potter yang dipamerkan Rusia dalam pameran militer di Moskwa Selasa (25/6/2019).TASS/Stanislav Krasilnikov via Daily Mirror Inilah drone ringan berbentuk burung hantu mirip peliharaan penyihir dalam kisah fiksi Harry Potter yang dipamerkan Rusia dalam pameran militer di Moskwa Selasa (25/6/2019).

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia kembali memamerkan pesawat nirawak ( drone) yang disamarkan sebagai burung hantu mirip peliharaan penyihir dalam cerita fiksi Harry Potter.

Dilaporkan Daily Mirror Selasa (25/6/2019), drone itu diciptakan untuk membingungkan musuh sehingga mereka bisa semakin mendekati target kunci saat pertempuran.

Baca juga: Gara-gara “Drone”, 2 Pesawat dari Jakarta Terlambat Mendarat di Changi

Drone itu disamarkan dalam burung hantu berbulu putih dengan sayap dan ekor yang khas, dilengkapi dengan sinar laser untuk memandu artileri pasukan.


Sinar laser itu membantu pasukan menghancurkan target musuh. Menurut laporan, militer mendapatkan desain itu dari prototipe yang dirancang siswa Akademi Zhukovsky.

Ukuran drone itu sedikit lebih besar dari burung hantu asli dengan bentang sayap sepanjang lima kaki. Desainernya mengklaim drone itu bakal tersembunyi dibanding drone konvensional.

Dikatakan drone itu mempunyai bobot lima kilogram dan mampu terbang selama 40 menit. Adapun cukup dibutuhkan satu orang untuk mengoperasikan drone itu.

Drone burung hantu itu diyakini bakal dikerahkan sebagai bagian dari militer Negeri "Beruang Merah" yang mengembangkan operasi mereka di kawasan Arktik.

Drone itu dipamerkan pameran tahunan yang diadakan Kementerian Pertahanan Rusia, Army 2019 Forum, di region Moskwa yang dilaporkan dibuka sejak Selasa.

Selain drone burung hantu, militer Rusia mengklaim menciptakan drone lain berbentuk burung elang dan dikabarkan bisa membuat suara seperti burung asli.

Namun, tidak dijelaskan kapan drone tersebut bakal dirilis. Dilaporkan Amerika Serikat (AS) juga mengembangkan drone ringan serupa yang dibuat Rusia.

Baca juga: Nyaris Picu Perang, Inilah Drone Pengintai RQ-4A Global Hawk yang Ditembak Jatuh Iran

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X