Ajari Cara Bertahan di Hutan, Tentara Thailand Praktikkan Makan Kadal Hidup

Kompas.com - 23/05/2019, 12:36 WIB
Tangkapan layar rekaman pelatihan tentara Thailand yang memperlihatkan saat instruktur memakan kadal hidup. DAILY MIRROR / NEWSFLARETangkapan layar rekaman pelatihan tentara Thailand yang memperlihatkan saat instruktur memakan kadal hidup.

CHONBURI, KOMPAS.com - Sebagai tentara yang bertugas melindungi negara, bukan tidak mungkin menerima misi yang akan menempatkan mereka dalam situasi sulit yang serba terbatas.

Seorang instruktur tentara di Thailand mengajarkan para peserta pelatihan militer cara bertahan hidup di dalam hutan saat tidak ada lagi persediaan makanan.

Dia mengajarkan cara memanfaatkan apa yang ada di alam untuk bertahan hidup, salah satunya dengan memakan kadal hutan.

Dalam sebuah video yang memperlihatkan sesi pelatihan militer di Thailand, seorang instruktur mempraktikkan langkah-langkah memakan kadal hidup.

Dengan seekor kadal yang dipegang dengan kedua tangannya, instruktut itu mulai memperlihatkan cara membunuh kadal itu dengan menggigit kepalanya, kemudian menguliti, dan mengeluarkan isi perutnya, hingga mendapatkan daging kadal yang bersih dan siap dimakan.

Baca juga: Pelanggan Temukan Kadal Mati dalam Camilan Terkenal “Irvin’s Salted Egg”

Teknik memakan kadal hidup itu diperlihatkannya di hadapan puluhan rekrutmen tentara yang menjadi peserta pelatihan militer.

"Bagian dagingnya adalah satu-satunya yang bisa kalian makan. Bisa dimakan langsung atau memasaknya dan memanggangnya untuk membuatnya lebih lezat."

"Rasanya seperti ayam atau katak. Daging juga akan memberi kalian protein tinggi dan energi yang cukup untuk membuat merasa kenyang selama satu hari," ujar instruktur tentara dalam rekaman video pelatihan.

Dilansir Daily Mirror, kegiatan dalam video tersebut berlangsung selama pelaksanaan pelatihan kamp militer di Chonburi, Thailand, pada 9 Februari lalu.

Di akhir pelatihan, instruktur itu menunjuk salah satu peserta untuk mempraktikkan apa yang baru saja diajarkan.

Namun peserta itu hanya bisa sampai pada memasukkan kadal itu ke dalam mulutnya dan tidak sampai benar-benar menggigitnya.

"Saya paham bahwa kalian merasa ini sangat tidak menyenangkan dan menjijikkan. Tetapi saat berada dalam situasi yang sulit, kalian harus berani demi bertahan hidup," pesan instruktur kepada peserta pelatihan.

Baca juga: Kadal Kosta Rika Bikin Gelembung Udara Agar Bisa Menyelam 16 Menit



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X