PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Kompas.com - 21/05/2019, 21:22 WIB
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi berfoto bersama di dalam Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (30/5/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi berfoto bersama di dalam Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (30/5/2018).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sejumlah pemimpin dunia memberikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi) setelah meraih kemenangan dalam Pemilu 2019.

Salah satunya adalah Perdana Menteri India Narendra Modi yang mengucapkan selamat melalui kicauannya di Twitter menggunakan Bahasa Indonesia.

Baca juga: Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

"Selamat yang sebesar-besarnya kepada Jokowi atas terpilihnya Anda kembali!" demikian pernyataan Modi di Twitter seperti dikutip The Hindu Selasa (21/5/2019).


Modi menuturkan sebagai dua negara demokrasi besar, dia menyatakan bangga terhadap keberhasilan Indonesia dalam menyelanggarakan pemilu pada 17 April lalu.

"Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda," terang perdana menteri dari Bharatiya Janata Party itu.

Modi juga mengatakan saat India dan Indonesia menandai 70 tahun hubungan diplomatik, dia berharap bisa semakin mempererat kemitraan strategis dan komprehensif.

Tak lupa mantan Menteri Utama Negara Bagian Gujarat periode Oktober 2001 hingga 22 Mei 2014 itu juga menyertakan ucapan selamatnya dalam bahasa Inggris.

Adapun Modi juga berpeluang terpilih kembali dalam periode kedua setelah exit poll dari lima lembaga survei memprediksi Bharatiya memperoleh 304 kursi parlemen.

Selain Modi, ucapan selamat juga datang dari Perdana Menteri Australia Scott Morrison di mana dia menyebut Indonesia adalah mitra strategis negaranya.

"Kami sangat menantikan hubungan yang lebih dalam antara Indonesia dan Australia di seluruh kepentingan kedua negara," ujar Morrison di Twitter.

Morrison sendiri saat ini meraih kemenangan dalam pemilu yang dilaksanakan Sabtu (18/5/2019), di mana hasil yang diraihnya mengagetkan publik Negeri "Kanguru".

Berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin, Jokowi menang setelah memperoleh 55,5 persen. Sementara pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno mendapatkan 44,5 persen.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan 16.957.123 atau 11 persen suara. Adapun jumlah pemilih yang berada di dalam ataupun luar negeri mencapai 199.987.870 orang.

Sementara pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 158.012.506 orang. Dari total suara yang masuk, 3.754.905 suara tidak sah sehingga jumlah suara sah sebanyak 154.257.601 suara.

Baca juga: Bertemu Jokowi, Ketum Golkar dan PKB Sama-Sama Lobi Kursi Ketua MPR

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Hindu
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turki 'Sandera' Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Turki "Sandera" Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Internasional
Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X