Kompas.com - 16/05/2019, 22:13 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Sebuah agen paparazi yang berbasis di Los Angeles menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Pangeran Harry, setelah mengambil foto kediamannya dari helikopter.

Duke of Sussex melayangkan gugatan terhadap Splash News, atas insiden yang terjadi pada Januari lalu, di mana agen paparazi itu mengambil foto dirinya dan rumah tempat tinggalnya dari atas sebuah helikopter.

Pangeran Harry menuding tindakan tersebut telah melanggar privasinya di bawah Undang-Undang Inggris dan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Demikian diumumkan Istana Buckingham, Kamis (16/5/2019).

Menurut kesaksian pengadilan, agensi tersebut, yang mensindikasikan foto dan video selebritas untuk berbagai media, telah sengaja menyewa sebuah helikopter pada 9 Januari dan terbang di atas kediaman pribadi Pangeran Harry di dekat Oxford, wilayah Cotswolds.

Baca juga: Penghormatan untuk Putri Diana di dalam Nama Anak Meghan dan Harry

"Helikopter tersebut terbang di atas rumah pada ketinggian rendah yang memungkinkan Splash untuk mengambil foto ruang tamu dan ruang makan, dan langsung ke kamar tidur," kata pengacara keluarga Pangeran Harry kepada Pengadilan Tinggi di London.

Sejumlah media dan surat kabar cetak maupun online, menerbitkan gambar-gambar dari Splash dua hari kemudian.

"Sindikasi dan publikasi foto-foto tersebut sangat merusak keselamatan dan keamanan keluarga pangeran, sampai mereka tidak bisa lagi tinggal di properti itu," tambah pengacara, dikutip AFP.

Pangeran Harry dan istrinya Meghan, yang baru saja melahirkan anak pertamanya awal bulan ini, dilaporkan telah menandatangani perjanjian kontrak sewa rumah itu untuk dua tahun.

Pangeran Harry memilih properti tersebut untuk tempat tinggal keluarganya karena memiliki tingkat privasi yang tinggi dan lokasinya yang terpencil.

Pengacara Pangeran Harry mengatakan dalam pernyataan pengadilan bahwa Splash telah setuju untuk tidak menjual, menerbitkan, maupun menyediakan foto-foto tersebut.

"Agen paparazi itu juga berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya mengambil foto maupun video dari kediaman Pangeran Harry yang melanggar privasi dan hak data," kata pengacara dalam pernyataannya.

Sementara Pangeran Harry, disampaikan Istana Buckingham mengatakan, Duke of Sussex telah mengakui dan menerima permintaan maaf resmi dari perusahaan paparazi itu.

Baca juga: Samakan Putra Pangeran Harry dengan Simpanse, Penyiar Radio Dipecat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.