Jerman Digegerkan Kasus Temuan Tiga Mayat Tertancap Panah

Kompas.com - 14/05/2019, 08:36 WIB
Hotel di Passau, Bavaria, Jerman, lokasi temuan tiga mayat yang tertancap panah. (AFP/Lino Mirgeler) Hotel di Passau, Bavaria, Jerman, lokasi temuan tiga mayat yang tertancap panah. (AFP/Lino Mirgeler)

WITTINGEN, KOMPAS.com - Polisi Jerman digegerkan dengan temuan tiga mayat dengan kondisi tertembak panah di sebuah hotel di Bavaria.

Diwartakan BBC, Selasa (14/5/2019), sebuah flat yang ditempati oleh seorang perempuan berusia 30 tahun. Dia menjadi salah satu korban yang ditemukan di kamar hotel.

Dua orang lainnya yang tewas di kamar hotel adalah seorang pria dan perempuan. Mereka ditemukan di tempat tidur, bergandengan tangan, dan tertusuk di beberapa panah.

Baca juga: Ponsel Ini Selamatkan Nyawa Pria di Australia dari Serangan Panah

Mereka ditemukan tewas di hotel pedesaan di tepi Passau. Tidak ada tanda-tanda pertengkaran dari seluruh mayat.

Polisi kembali dikejutkan dengan dua mayat perempuan lainnya di sebuah flat di Wittingen, yang berjarak sekitar 650 km dari kasus sebelumnya.

Kelima korban merupakan penduduk Jerman.

Busur panah

Dua busur panah ditemukan tergeletak di kamar hotel, dan busur ketiga ditemukan di tas milik korban.

Pasangan yang tewas dipanah di kamar hotel merupakan seorang pria berusia 53 tahun dan seorang perempuan 33 tahun.

Keduanya berasal dari negara bagian Rhineland-Palatinate.

Harian Jerman Merkur melaporkan, beberapa anak panah tertancap di tubuh mereka, dengan dua anak panah menembus kepala pria tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X