Bakal Makin Langka, Sedotan Plastik McDonald's Dijual Rp 91 juta

Kompas.com - 29/04/2019, 16:39 WIB
Sedotan plastik McDonalds. (eBay via Daily Mail) Sedotan plastik McDonalds. (eBay via Daily Mail)

LONDON, KOMPAS.com - McDonald's di Inggris memutuskan untuk berhenti menggunakan sedotan plastik sebagai langkah kecil menyelamatkan lingkungan.

Restoran cepat saji itu berencana mengganti sedotan plastik dengan alternatif yang berbahan kertas.

Banyak orang cenderung geram dengan keputusan tersebut hingga meluncurkan sebuah petisi untuk mengembalikan barang tersebut.

Baca juga: Bocah Usia 5 Tahun Menelepon 911 untuk Memesan McDonalds

Selain itu, ada juga yang berusaha membuat penghentian penggunaan pipet plastik sebagai bahan candaan dengan menyebutnya menjadi "harta nasional".

Dalam satu iklan penjualan barang di situs eBay, sedotan plastik McDonald's yang masih terbungkus kertas ditawarkan dengan harga tinggi.

Diwartakan Daily Mail, Minggu (28/4/2019), seseorang berupaya untuk menjualnya dengan harga 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 18,3 juta.

Harga tersebut ditawarkan hanya untuk satu buah sedotan plastik. Kini, penjual lainnya juga tertarik dengan bisnis dagang sedotan plastik McDonald's di eBay.

"Sedotan McDonald's baru yang tidak diedarkan ini akan segera menjadi legenda," demikian tertulis dalam keterangan penawaran itu.

Dalam satu Iklan, pipet yang terbungkus kertas dengan logo McDonald's dijual seharga 5.000 poundsterling atau sekitar Rp 91,8 juta.

"Kesempatan luar biasa untuk bisa dapat sedotan plastik McDonald's yang langka," tulis keterangan iklan tersebut.

"2018, vintage, dan terbungkus kertas asli. Peluang investasi," lanjutnya.

Sebagai informasi, sebanyak 1.361 restoran McDonald's di Inggris dan Irlandia secara bertahap akan mengganti sedotan plastik dengan kertas.

Baca juga: Minum Teh Mengandung Klorin di McDonalds, Perempuan China Jatuh Sakit

Namun, sedotan baru telah membuat pelanggan kecewa. Mereka mengungkapkan kekesalan di Twitter karena sedotan kertas yang ikut larut dalam minuman.

Seorang pelanggan bernama Martin Reed bahkan meluncurkan petisi yang meminta McDonald's mengembalikan sedotan plastik.

Petisi itu telah ditandatangani lebih dari 40.000 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X