Bawa SIM Buatan Sendiri, Pengendara Sepeda Motor di China Dihukum

Kompas.com - 01/04/2019, 15:42 WIB
Inilah SIM buatan sendiri yang dibawa seorang pengendara sepeda motor di China.SCMP/Liuzhou Traffic Police Inilah SIM buatan sendiri yang dibawa seorang pengendara sepeda motor di China.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang polisi lalu lintas yang sudah berpengalaman di wilayah selatan China mengira dia sudah pernah menangani semua masalah di jalanan.

Namun, saat menghentikan seorang pengendara sepeda motor, barulah polisi itu merasa amat terkejut.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Qin dihentikan polisi dalam sebuah pemeriksaan rutin di kota Liuzhou, provinsi Guangxi.

Seperti biasa dalam operasi rutin seperti itu polisi menanyakan berbagai dokumen yang terkait dengan izin mengemudi.

Baca juga: Suami Ratu Elizabeth II Serahkan SIM Usai Alami Kecelakaan Mobil

Qin (47) dengan penuh percaya diri mengatakan dia memiliki semua dokumen itu dan kemudian menyerahkannya kepada polisi.

Namun, betapa terkejutnya polisi itu saat melihat surat izin mengemudi dan berbagai dokumen lain milik Qin.

Dokumen itu tak lebih dari selembar kertas dengan nama, tempat tanggal lahir, model sepeda motor, dan nomor polisi yang ditulis tangan.

Tak hanya itu, Qin juga menempelkan foto wajahnya dan melapisi kertas itu dengan sebuah sampul dari kulit.

"Bertahun-tahun saya menjadi polisi lalu lintas, ini kali pertama saya melihat SIM semacam ini, sungguh lucu," ujar polisi itu lewat akun resmi kepolisian.

Kepada polisi, Qin mengatakan, dia memang membuat sendiri SIM itu tetapi tidak mendapatkan izin pemerintah untuk mengendarai sepeda motor.

Qin mengatakan kepada harian Liuzhou Evening News, dia terlalu malas untuk belajar mengendarai sepeda motor dengan benar.

Dia juga tak ingin mengeluarkn biaya untuk mengikuti kursus mengemudi, sehingga dia memutuskan untuk membuat SIM palsu.

Qin mengaku, dia sudah mengendarai sepeda motor selama beberapa bulan dengan menggunakan SIM palsu itu.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X