Usai Panik Telepon Ibunya, Perempuan Ditemukan Tewas Terikat dalam Koper

Kompas.com - 10/02/2019, 19:39 WIB
Beberapa hari usai menelepon ibunya dalam kepanikan, Valerie Reyes (24) ditemukan tewas terikat dalam koper mewah di Connecticut, Amerika Serikat, Selasa (5/2/2019). (Departemen Polisi Greenwich via CNN).
Beberapa hari usai menelepon ibunya dalam kepanikan, Valerie Reyes (24) ditemukan tewas terikat dalam koper mewah di Connecticut, Amerika Serikat, Selasa (5/2/2019). (Departemen Polisi Greenwich via CNN).

GREENWICH, KOMPAS.com — "Dia sangat cemas, sangat ketakutan," kata Norma Sanchez, seorang ibu di Amerika Serikat yang kehilangan putrinya.

Sanchez menggambarkan bagaimana putrinya, Valerie Reyes, menelepon untuk terakhir kali sebelum beberapa hari kemudian jenazahnya ditemukan terikat dalam sebuah koper di area hutan di Connecticut.

Diwartakan CNN, Sabtu (9/2/2019), perempuan berusia 24 tahun asal New Rochelle, New York, itu berbicara pada ibunya pada malam sebelum dia menghilang pada 29 Januari lalu.

Baca juga: Si Bocah Trump Tertidur Saat Presiden AS Sampaikan Pidato Kenegaraan

"Saya takut seseorang akan membunuh saya," ucap Reyes kepada sang ibu.

Namun, tidak jelas apa yang membuat Reyes begitu ketakutan hingga akhirnya berita tentang penemuan mayat perempuan mengejutkan Shancez.

Putrinya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam koper merah di wilayah Greenwich, Connecticut, sekitar 22 km dari apartemennya di New York.

Tiga departemen kepolisian telah bergabung untuk penyelidikan. Tapi tidak ada tersangka yang disebutkan namanya.

Sebelum ditemukan tewas, Reyes dinyatakan hilang selama sepekan dengan membawa perangkat gawainya, pakaian, dan sprei.

Penemuan koper merah

Seminggu setelah Reyes tak diketahui kabarnya, sekelompok pekerja jalan raya melakukan pekerjaan rutin. Mereka menemukan koper merah yang berjarak sekitar 6 meter dari bahu jalan.

Mereka mendapati mayat perempuan terikat pada bagian tangan dan kakinya. Sejauh ini, kantor pemeriksaan medis Connecticut belum merilis penyebab kematian.

Butuh waktu hingga 8 pekan sebelum hasil otopsi Reyes dirilis.

Bagaimanapun, Sanchez menginginkan pembunuh putrinya ditangkap. Dia mengingat betul pembicaraan terakhirnya dengan Reyes dalam telepon waktu itu.

"Dia hanya bilang, 'Saya takut. Saya paranoid, Bu. Saya mendapat serangan kecemasan'," ucap Sanchez menirukan perkataan Reyes.

"Dia kesulitan berbicara," imbuhnya, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca juga: Tak Kuat Jadi Tunawisma, Jessy Peluk Putranya dan Lompat dari Jembatan

Lima hari sebelumnya, pekerja di toko Barners & Noble mengungkapkan kepada ibunya bahwa dia sudah putus dengan kekasihnya.

Namun, Reyes bersikukuh bukan mantan pacarnya yang membuatnya cemas seperti itu. Setelah menelepon Sanchez, keesokan harinya Reyes tidak masuk kerja.

"Putri saya tidak pantas menerima apa yang Anda lakukan padanya," ucap Sanchez, merujuk pada siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian putrinya.

"Cepat atau lambat, dia akan tertangkap. Saya tahu itu," imbuhnya,


Terkini Lainnya

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Megapolitan
Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Megapolitan
Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Regional
Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Regional
Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Internasional
Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan
Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Regional
Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Internasional
5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, 'Semoga Ayah Kuat' hingga Menyanyi di Depan Rutan

5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, "Semoga Ayah Kuat" hingga Menyanyi di Depan Rutan

Regional
Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Megapolitan

Close Ads X