Bocah di AS Telepon 911 untuk Bertanya Soal PR Matematika

Kompas.com - 29/01/2019, 17:45 WIB
Ilustrasi sambungan telepon darurat 911.SHUTTERSTOCK Ilustrasi sambungan telepon darurat 911.

LAFAYETTE, KOMPAS.com - Seorang petugas kepolisian AS yang sedang bersiaga di bagian telepon darurat 911 menerima sebuah panggilan telepon yang tidak biasa.

Antonia Bundy, yang bertugas di Departemen Kepolisian Lafayette, Indiana, mendapat telepon panggilan darurat dari seorang bocah laki-laki.

Bocah yang tidak diungkapkan identitasnya itu menghubungi nomor darurat 911 untuk menanyakan soal pekerjaan rumah alias PR Matematika.

Rekaman percakapan antara bocah itu dengan Antonia yang terjadi pada 14 Januari lalu telah diunggah Kepolisian Lafayette melalui akun Twitter-nya pada Jumat (26/1/2019) pekan lalu.

"Saya mengalami hari yang buruk dan saya tidak tahu lagi," kata bocah itu.

Baca juga: Astronot Ini Tak Sengaja Telepon 911 Saat di Luar Angkasa

Antonia yang menerima panggilan itu mencoba menghadapi bocah itu dengan tenang dan menanyakan apa yang membuat bocah itu mengalami hari yang buruk.

"Apa yang terjadi di sekolah sampai membuatmu merasakan hari yang buruk?" tanya Antonia.

Dan jawaban bocah itu cukup mengejutkannya.

"Saya mendapat banyak sekali pekerjaan rumah (PR). Salah satunya soal Matematika, tentang pecahan, rasanya sulit sekali," ujar bocah itu.

Setelah mendengarkan masalah yang dialami bocah itu, Antonia memutuskan untuk melanjutkan memberikan bantuan, alih-alih mengakhiri panggilan tersebut.

Usai mendapat bantuan untuk PR-nya, bocah itu pun berterima kasih dan meminta maaf karena telah menghubungi 911.

"Saya minta maaf karena telah menghubungimu, tapi saya benar-benar membutuhkan bantuan," kata bocah itu.

Lantas apa tanggapan atasan Antonia atas kejadian itu? Sersan Polisi Lafayette, Matt Gard mengatakan kepada NBC News, Senin (28/1/2019) bahwa Antonia, yang telah bertugas sebagai operator panggilan darurat di departemen kepolisian itu sejak 2016, telah bekerja dengan keras.

"Dia selalu menunjukkan dedikasi terhadap apa yang dia lakukan," ujarnya.

"Kami menerima ratusan panggilan darurat setiap harinya, namun pada 14 Januari, saat terjadinya panggilan itu, situasi sedang tidak terlalu sibuk."

"Kami memang kerap menerima panggilan telepon yang aneh, namun situasi darurat untuk meminta bantuan mengerjakan pekerjaan rumah tidak pernah saya dengar sebelumnya selama 13 tahun saya bertugas sebagai penegak hukum," kata Gard.

Kendati demikian, Gard berpesan agar telepon darurat 911 tidak digunakan untuk mencari bantuan untuk mengerjakan PR, meski dia mengaku senang dengan Antonia yang dapat membantu anak laki-laki itu dan membuat harinya lebih cerah.

Baca juga: Remaja Ini Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Usai Telepon 911



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X