5 Hari Terperangkap di Tambang, Empat Orang Ini Justru Bakal Diadili

Kompas.com - 14/12/2018, 17:08 WIB
Kayla Williams menangis saat dipeluk oleh seorang kerabat usai dievakuasi dari sebuah tambang. Dia bersama dengan dua orang lainnya terjebak di bawah tanah sebuah tambang batu bara di West Virginia, Amerika Serikat. (ABC News via Daily Mail). Kayla Williams menangis saat dipeluk oleh seorang kerabat usai dievakuasi dari sebuah tambang. Dia bersama dengan dua orang lainnya terjebak di bawah tanah sebuah tambang batu bara di West Virginia, Amerika Serikat. (ABC News via Daily Mail).

WHITESVILLE, KOMPAS.com - Dengan wajah kotor dan pakaian yang basah, Kayla Williams (25), Erica Treadyway (31), dan Cody Beverly (21) dibawa dari lokasi tambang Rock House Powellton pada Rabu lalu.

Sebelumnya, tiga sekawan itu terjebak di bawah tanah pada tambang batu bara yang tak lagi aktif di West Virginia, Amerika Serikat, selama lima hari.

Mereka terperangkap di tambang pada Jumat lalu bersama dengan sepupu Kayla, Eddie Williams (43).

Baca juga: Pemanasan Global, Tambang Tua Bisa Diubah jadi Hutan Pengisap Karbon

Namun, Eddie yang sebelumnya bekerja di area tambang itu, terpisah dari mereka dan berhasil meloloskan diri pada Senin lalu.

Kemudian dia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa masih ada yang terjebak di tambang. Butuh dua hari bagi petugas untuk mendeteksi lokasi keberadaan mereka di tambang yang begitu luas.

"Kami dapat mendengar mereka (petugas), tapi meski kami berteriak sekuat tenaga, saya rasa mereka tidak bisa mendengarnya," kata Beverly, seperti diwartakan NBC News, Kamis (13/12/2018).

Empat orang tersebut awalnya ingin menjelajahi tambang yang tidak aktif selama dua tahun itu untuk bersenang senang. Kemudian pada Sabtu (8/12/2018), mereka dilaporkan hilang.

"Saya pikir, kami terjebak di bawah tanah selama 10 atau 11 hari," ucap Beverly.

Tanpa minuman, trio itu minum dari air yang mengalir turun dari atas. Mereka juga menemukan botol-botol usang untuk mengumpulkan air.

"Kami tidak minum banyak karena kami memikirkan soal kandungan besi yang bisa beracun dan mengontaminasi," tuturnya.

Melansir BBC, polisi menyatakan mereka berupaya untuk mencuri tembaga, dan kemungkinan akan menghadapi tudingan pencurian dan masuk tanpa izin.

Berdasarkan laporan CBS, biaya penyelamatan mereka mencapai hampir 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 14,5 miliar.

Mereka ditemukan hampir pada kedalaman 1.220 meter di bawah tanah tambang tersebut.

Baca juga: Puluhan E-mail Ancaman Bom Dikirim ke Kantor hingga Rumah Sakit di AS dan Kanada

"Tentu, kita pasti tidak butuh orang-orang dalam kondisi apa pun, bentuk atau pakaian apa pun untuk masuk ke tambang yang tidak digunakan lagi," kata Gubernur West Virginia Jim Justice.

Daily Mail mewartakan, kini mereka semua diizinkan meninggalkan rumah sakit dan berada di rumahnya, sambil menunggu kasusnya diproses polisi.

Polisi juga masih menyelidiki satu misteri yang belum dijelaskan, yaitu bagaimana Eddie Williams dapat terpisah dari tiga lainnya dan bagaimana dia bisa meloloskan diri dari tambang sendirian.



Terkini Lainnya

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi 'Dibunuh'

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi "Dibunuh"

Internasional
Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Internasional
Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Internasional
Iran Tembak Jatuh Sebuah 'Drone' Milik Amerika Serikat

Iran Tembak Jatuh Sebuah "Drone" Milik Amerika Serikat

Internasional
Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Internasional
Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Internasional
'Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun'

"Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun"

Internasional
Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Internasional
Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Internasional
Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Internasional
Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Internasional
Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Internasional
Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Internasional
Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Internasional
Pistol 'Pembunuh' Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Pistol "Pembunuh" Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Internasional

Close Ads X