Kabut Asap Tebal Bikin Pasangan Warga Lansia di China Tersesat di Tengah Kota

Kompas.com - 30/11/2018, 19:25 WIB
Pengendara motor mengenakan masker saat melintasi jalanan yang tertutup kabut asap tebal di Beijing, China.AFP / WANG ZHAO Pengendara motor mengenakan masker saat melintasi jalanan yang tertutup kabut asap tebal di Beijing, China.

NANJING, KOMPAS.com - Pasangan warga lanjut usia di sebuah kota di China tersesat di tengah kota setelah tak dapat menemukan jalan pulang akibat kabut asap tebal yang menyelimuti bangunan.

Dilaporkan Jiangsu Broadcasting Network, Rabu (28/11/2019), insiden tersebut terjadi di kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, di China timur, pada Selasa (27/11/2018).

Pasangan yang tidak diungkapkan nama maupun usianya itu, diberitakan sempat tersesat di tengah kota Nanjing selama sembilan jam sebelumnya akhirnya mendapat bantuan dari seorang warga.

Dilansir dari SCMP, pasangan itu berangkat dari kediaman mereka sekitar pukul 09.00 pagi. Mereka bermaksud pergi berbelanja barang kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Bahaya Kabut Asap, Pemerintah Delhi Bagikan Masker untuk Para Tunawisma

Pagi itu cuaca cukup berkabut sehingga mengganggu jarak pandang. Sementara dikatakan pasangan warga lansia itu, kabut asap tebal telah membuat seluruh bangunan di kota terlihat sama bagi mereka.

Pasangan warga lansia itu pun berusaha menemukan jalan pulang hingga jam telah menunjukkan pukul 18.00 malam.

Beruntung pasangan itu bertemu seorang warga lainnya yang kemudian mengantar keduanya ke kantor polisi dan menjelaskan situasi yang terjadi.

"Saya bermaksud pergi keluar bersama istri saya untuk berbelanja sayuran dan tidak bisa menemukan jalan pulang," kata pria lansia seperti dikutip polisi.

Saat keluar dari rumah, pasangan itu meninggalkan ponsel mereka sehingga tidak ada yang menjawab saat dihubungi.

Pasangan itu dapat kembali pulang setelah petugas menghubungi putri mereka yang kemudian menjemput keduanya di kantor polisi.

Kabut asal tebal telah menerjang sejumlah provinsi di wilayah timur China, termasuk Jiangsu.

Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan merah pada Senin (26/11/2018) petang.

Banyak penerbangan keluar dari bandara utama di kota Nanjing yang harus ditunda pada Selasa (27/11/2018) lantaran kabut asap yang membuat jarak pandang sangat terbatas.

Jalan-jalan utama dan jembatan di provinsi itu juga telah ditutup dan warga lokal disarankan untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta atau kereta bawah tanah.

Badan Meteorologi Jiangsu telah memperingatkan warganya untuk mengurangi aktivitas di luar ruang dan berhati-hati jika melalui jalan raya.

Khususnya bagi anak-anak dan orang tua, telah didesak untuk melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.

Baca juga: Kabut Tebal di Jalan Raya China, 28 Truk Tabrakan Beruntun



Terkini Lainnya

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Internasional
Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional

Close Ads X