Kelompok Militan Gaza Umumkan Gencatan Senjata dengan Israel

Kompas.com - 14/11/2018, 08:18 WIB
Gedung stasiun televisi yang dikelola Hamas Al-Aqsa di Gaza City terkena serangan udara militer Israel, Senin (12/11/2018). (AFP/Bashar Taleb) Gedung stasiun televisi yang dikelola Hamas Al-Aqsa di Gaza City terkena serangan udara militer Israel, Senin (12/11/2018). (AFP/Bashar Taleb)

GAZA, KOMPAS.com - Kelompok militan Palestina di Gaza mengumumkan gencatan senjata dengan Israel setelah terjadinya peningkatan kekerasan terburuk sepanjang tahun ini.

Proses gencatan senjata tersebut ditengahi oleh Mesir yang sebelumnya mendesak agar Israel menghentikan serangannya ke Jalur Gaza.

Dalam pernyataannya, kelompok militan di Palestina, termasuk Hamas, akan mematuhi gencatan senjata selama Israel melakukan hal yang sama.

"Upaya yang dilakukan Mesir telah mampu mencapai gencatan senjata antara kelompok perlawanan dengan musuh Zionis," kata kelompok-kelompok di Gaza dalam pernyataannya, Selasa (13/11/2018).

Baca juga: Israel Kerahkan Tank ke Perbatasan Jalur Gaza

"Kelompok perlawanan akan menghormati deklarasi itu selama musuh Zionis juga menghormatinya," lanjut pernyataan itu, seperti dilansir AFP.

Kantor perdana menteri maupun militer Israel belum memberikan tanggapan atas pengumuman gencatan senjata tersebut.

Namun Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan, dirinya secara pribadi tidak mendukung penghentian serangan.

Mesir telah menyerukan kepada Israel agar menghentikan aksi militernya di Gaza dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa malam.

Sementara Dewan Keamanan PBB dijadwalkan untuk bertemu secara tertutup untuk membahas peningkatan kekerasan di Gaza atas permintaan Kuwait dan Bolivia.

Sumber diplomatik mengatakan, situasi saat ini masih tetap sangat genting dan dapat kembali memanas kapan saja.

"Apa yang telah kita lihat dalam 48 jam terakhir sangat berbahaya dan segala cara harus dilakukan demi menghindari terjadinya situasi yang sama," kata sumber tersebut.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X