Qatar Siap Pasok Bahan Bakar untuk Pembangkit Listrik di Jalur Gaza

Kompas.com - 04/10/2018, 21:34 WIB
Truk terlihat di gerbang perlintasan barang Kerem Shalom untuk masuk ke Gaza, Selasa (17/7/2018). AFP / SAID KHATIBTruk terlihat di gerbang perlintasan barang Kerem Shalom untuk masuk ke Gaza, Selasa (17/7/2018).

DOHA, KOMPAS.com - Pemerintah Qatar siap memasok bahan bakar untuk pembangkit listrik yang akan meningkatkan pasokan listrik ke Jalur Gaza.

Hal tersebut menyusul kesepakatan yang dicapai oleh Doha untuk membantu meningkatkan kualitas hidup warga Palestina yang tinggal di wilayah kantong tersebut.

Saat ini, warga di Gaza hanya mendapatkan akses listrik selama sekitar empat jam sehari dan dengan tambahan bahan bakar dari Qatar, maka pasoka listrik dapat ditingkatkan menjadi delapan jam perhari.

Demikian dilaporkan surat kabar Haaretz dilansir The New Arab, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Ribuan Warga Gaza Tentang Rencana PHK Karyawan UNRWA

Penambahan pasokan bahan bakar ke pembangkit listrik yang akan meningkatkan besaran listrik untuk wilayah Gaza tersebut akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.

Diharapkan penambahan tersebut dapat membantu warga Palestina yang sedang terpukul oleh kebijakan pemangkasan energi oleh Israel.

Pemangkasan pasokan energi ke Gaza telah berdampak pada pemberian layanan seperti rumah sakit, perumahan, sekolah hingga kegiatan bisnis.

PBB telah memperingatkan pada Januari lalu, pemangkasan pasokan listrik dapat menyebabkan keruntuhan total terhadap layanan dasar di Gaza.

Pembatasan pasokan listrik di Gaza turut dipengaruhi persaingan politik antara otoritas Palestina di Ramallah dengan kelompok Hamas yang mengendalikan Gaza.

Pemerintahan Hamas yang berpusat di Tepi Barat telah memotong pembayaran bahan bakar ke Israel.

Pemerintah Mesir dan Israel juga telah melancarkan blokade terhadap wilayah Gaza selama bertahun-tahun untuk memaksa Hamas menyerahkan kekuasaan.

Akibatnya banyak warga Gaza yang memilih menyelundupkan bahan-bahan pokok melalui terowongan yang dibangun di bawah tanah dan tembus ke Mesir.

Terowongan tersebut kerap menjadi sasaran untuk dihancurkan oleh tentara Kairo maupun Israel.

Blokade juga berdampak pada perekonomian dan memancing kemarahan warga Palestina di Gaza yang melakukan aksi demonstrasi di perbatasan.

Demonstrasi damai di perbatazan Gaza dengan Israel yang dimulai sejak Maret tersebut telah menyebabkan hampir 200 demonstran Palestina meninggal dunia akibat tembakan yang dilepaskan tentara Israel.

Baca juga: PBB: Gaza Mulai Kehabisan Pasokan Bahan Bakar

.

.

.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X