Kompas.com - 16/08/2018, 18:22 WIB

RAMALLAH, KOMPAS.com - Ratusan sekolah untuk anak-anak pengungsi Palestina yang dikelola PBB dipastikan kembali dibuka untuk tahun ajaran mendatang, setelah adanya pendanaan baru.

Badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, mengatakan sekitar 711 sekolah yang dijalankan untuk 526.000 anak-anak Palestina di Gaza,Yordania, Lebanon dan Suriah itu akan buka pada tahun ajaran mendatang.

Ratusan sekolah yang sempat ditutup karena ketiadaan dana itu dapat kembali beroperasi setelah UNRWA mengalokasikan tambahan dana sebesar 238 juta dolar AS (sekitar Rp 3,4 triliun) sejak awal tahun ini.

Namun mereka memperingatkan bahwa tambahan dana tersebut hanya cukup untuk biaya operasional sekolah hingga September.

Baca juga: Pemerintah Israel Sempat Minta AS Tak Pangkas Dana untuk UNRWA

"Kami masih membutuhkan tambahan dana 217 juta dolar (sekitar Rp 3,1 miliar) untuk memastikan sekolah kami tidak hanya kembali buka namun juga dapat beroperasi hingga akhir tahun," kata UNRWA dalam pernyataannya, Kamis (16/8/2018).

Untuk sementara, sekolah-sekolah anak pengungsi Palestina itu akan dibuka antara 29 Agustus dan 2 September mendatang. Demikian lanjut pernyataan badan PBB tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan sejumlah pihak lainnya sempat mengkhawatirkan sekolah-sekolah untuk anak-anak pengungsi Palestina tersebut mungkin tidak dapat dibuka.

Kekhawatiran itu menyusul adanya kekurangan dana yang dipicu keputusan AS menahan sebagian bantuan untuk Palestina.

UNRWA telah menghadapi pembekuan dana hingga 300 juta dolar (sekitar Rp 4,3 triliun) dari AS karena Presiden Trump menuntut perubahan pada agensi itu dan untuk menekan agar Palestina mau kembali ke meja perundingan.

Negara-negara lain sejak saat itu telah meningkatkan kontribusi nya kepada UNRWA demi menggantikan dana yang ditahan AS, namun tetap tidak mencukupi. Demikian diberitakan AFP.

Baca juga: AS Pangkas Dana Badan Pengungsi Palestina, PBB Minta Bantuan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.