Bayinya Kepanasan, Seorang Ibu Paksa Buka Pintu Pesawat

Kompas.com - 10/08/2018, 14:58 WIB
Ilustrasi Pakistan International Airlines.AFP via London Evening Standard Ilustrasi Pakistan International Airlines.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan di Pakistan menyatakan tengah mengusut sebuah insiden yang terjadi pada penerbangan dari Paris, Perancis, menuju Islamabad.

Dilansir London Evening Standard Kamis (9/8/2018), beredar video seorang ibu berteriak ke awak kabin agar membuka pintu pesawat menjelang lepas landas.

Baca juga: Dijejalkan ke Dalam Sebuah Truk, 9 Imigran Tewas Kepanasan

Ibu yang menumpang Pakistan International Airlines (PIA) tersebut memaksa membuka pintu karena bayinya kepanasan.

Adapun penerbangan tersebut sempat tertunda 30 menit diakibatkan temperatur landasan pacu yang sedang tinggi awal Agustus ini.

Dalam video tersebut, beberapa orang memberi dukungan dengan meminta awak kabin agar membuka pintu sembari ibu itu mengipasi si bayi.

Seorang awak kabin lalu mencoba menghubungi pilot untuk mendapatkan izin. Namun, karena tak memungkinkan, izin itu tak diberikan.

Dalam pernyataan resmi, CEO PIA telah memerintahkan penyelidikan total atas "kejadian yang begitu menyedihkan" tersebut.

PIA menegaskan selalu mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Bahkan, mereka pernah mengubah rute dikarenakan ada penumpangnya yang butuh bantuan medis.

Maskapai menjelaskan, ibu itu beserta bayinya telah dipindahkan ke bagian lain untuk memastikan keselamatan mereka.

"Kami tidak bisa serta merta langsung membuka pintu pesawat karena bakal melanggar peraturan keselamatan penerbangan," tukas PIA.

Baca juga: Berkelahi Karena Nampan Makanan, 2 Pilot Maskapai Ini Dihukum


Terkini Lainnya

Pengamat: Cawapres Bisa Berbagi Peran untuk Tingkatkan Elektabilitas

Pengamat: Cawapres Bisa Berbagi Peran untuk Tingkatkan Elektabilitas

Nasional
Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

Megapolitan
Ada 'Bekasi Night Carnival', Jalan di Sekitar Mal Summarecon Akan Dialihkan

Ada "Bekasi Night Carnival", Jalan di Sekitar Mal Summarecon Akan Dialihkan

Megapolitan
Cegah Longsor, Sultan Dorong Pembangunan Talud di Makam Raja Mataram Imogiri

Cegah Longsor, Sultan Dorong Pembangunan Talud di Makam Raja Mataram Imogiri

Regional
Hal yang Perlu Dilakukan bila Ketemu Sarang Tawon Vespa Affinis

Hal yang Perlu Dilakukan bila Ketemu Sarang Tawon Vespa Affinis

Megapolitan
Miliarder Michael Steinhardt Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Miliarder Michael Steinhardt Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Internasional
Selesai Diuji, LRT Jakarta Tunggu Sertifikat dari Kemenhub untuk Ajukan Izin Operasi

Selesai Diuji, LRT Jakarta Tunggu Sertifikat dari Kemenhub untuk Ajukan Izin Operasi

Megapolitan
Prabowo Singgung Tuduhan kepadanya, Mulai dari Radikal hingga Zionis

Prabowo Singgung Tuduhan kepadanya, Mulai dari Radikal hingga Zionis

Nasional
Hilang sejak Januari, Seorang Blogger Vietnam Ternyata Dipenjara di Hanoi

Hilang sejak Januari, Seorang Blogger Vietnam Ternyata Dipenjara di Hanoi

Internasional
KPU Batalkan Keikutsertaan Partai Berkarya di 2 Kabupaten, Ini Kata Priyo Budi

KPU Batalkan Keikutsertaan Partai Berkarya di 2 Kabupaten, Ini Kata Priyo Budi

Nasional
Tanya Alamat, Seorang Pria Ditodong Golok dan HP Dirampok Pedagang Asongan di Tanjung Duren

Tanya Alamat, Seorang Pria Ditodong Golok dan HP Dirampok Pedagang Asongan di Tanjung Duren

Megapolitan
Kisah Taufik, Bocah Disabilitas dari Lombok yang Jadi Pahlawan Warga Malaysia

Kisah Taufik, Bocah Disabilitas dari Lombok yang Jadi Pahlawan Warga Malaysia

Regional
7 Fakta Hasil Survei Litbang 'Kompas', Unggul di Wilayah Basis hingga Soal Militansi Pendukung

7 Fakta Hasil Survei Litbang "Kompas", Unggul di Wilayah Basis hingga Soal Militansi Pendukung

Regional
Tawon Vespa Affinis yang Tewaskan Warga Klaten Muncul di Jakarta, Ini Penjelasannya...

Tawon Vespa Affinis yang Tewaskan Warga Klaten Muncul di Jakarta, Ini Penjelasannya...

Megapolitan
Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Regional

Close Ads X