Hobi Kenakan Pakaian Dalam Wanita, Pria Turki Digugat Cerai Sang Istri

Kompas.com - 09/08/2018, 23:23 WIB
Ilustrasi pakain dalam wanita.Thinkstockphotos Ilustrasi pakain dalam wanita.

ANKARA, KOMPAS.com - Seorang perempuan di Turki mengajukan gugatan cerai dan menuntut kompensasi finansial, setelah tak tahan dengan kebiasaan suaminya mengenakan pakaian dalam wanita di dalam rumah.

Diberitakan media Turki, Hurriyet News, pengacara pihak wanita mengatakan kepada pers setelah mengajukan proses perceraian kepada Pengadilan Keluarga di Gaziosmanpasa, Istanbul.

Menurut pengacara tersebut, suami kliennya mulai mengenakan make up dan pakaian perempuan sejak dua tahun terakhir.

Ditambahkan pengacara itu, kliennya telah berupaya membicarakan permasalahan hobi itu dengan sang suami, namun diduga dia justru mendapat perlakukan kasar dan tindak kekerasan dari suaminya.

Baca juga: Perempuan Simpan Sabu di Pakaian Dalam Saat Ditangkap Polisi

"Hal itu membuat sang istri menderita depresi dan merasa sudah tidak dapat melanjutkan pernikahan mereka," kata pengacara.

"Dia telah mengajukan gugatan cerai dan menuntut kompensasi sebesar 200.000 lira (sekitar Rp 525 juta)," tambahnya dilansir dari The New Arab.

Namun demikian, dari pihak suami juga telah mengajukan gugatan balik dan menuduh sang istri telah mempertanyakan kejantanan dan kesuburannya.

"Pihak istri menyiratkan bahwa klien saya memiliki orientasi seksual yang berbeda, sehingga berusaha memerasnya dengan klaim ini," kata pengacara pihak suami dalam sebuah pernyataan.

Meski demikian kedua pihak tampak sepakat untuk mengakhiri pernikahan mereka yang telah berjalan selama sembilan tahun. Hanya saja dari pihak suami menolak untuk memberikan kompensasi.

Turki termasuk dalam salah satu negara yang masih sangat menentang hubungan sejenis, komunitas LGBT dan transgender.

Tahun lalu, otoritas Turki telah melarang parade yang mendukung gerakan LGBT, Trans Pride, di Istanbul. Meski pada akhirnya larangan tersebut tetap dilanggar pihak penyelenggara.

Baca juga: Selama 20 Tahun, Pria Tua Ini Rutin Curi Pakaian Dalam Wanita


Terkini Lainnya

Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional
Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Megapolitan
Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Nasional
Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Nasional

Close Ads X