Kompas.com - 20/07/2018, 15:36 WIB

Wallace menulis, sangat sulit untuk mendapat bukti tanpa menyusup jauh hingga ke lingkaran si pemimpin geng.

"Menggunakan CHIS, jaksa penuntut bisa mendapat informasi soal bagaimana anggota muda berkomunikasi dengan yang lain," kata Wallace.

Laporan tersebut memantik komentar dari Neil Woods, mantan polisi rahasia yang menyelidiki kasus narkoba di seluruh Inggris.

Baca juga: Dituduh Jadi Agen Mata-mata Rusia, Perempuan Ini Ditangkap Otoritas AS

Dia mengaku telah mengetahui adanya praktik menggunakan anak-anak untuk menyamar dan menyusup ke organisasi kriminal.

Namun, dia memperingatkan risiko yang harus dihadapi oleh anak yang menyamar jika kedok mereka sampai terbongkar.

"Mereka bakal semakin melakukan aksi teror untuk membuat takut masyarakat sebagai akibat adanya mata-mata di kelompok mereka," kata Woods.

Rosalind Comyn dari Rigths Watch menyebut dengan mengerahkan anak-anak, pemerintah melanggar kewajiban mereka melindungi HAM anak.

Baca juga: China Kembangkan Robot Burung untuk Keperluan Mata-mata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.