Tak Bayar SPP, 16 Murid TK Dikunci di "Basement"

Kompas.com - 11/07/2018, 20:18 WIB
Ilustrasi Anak TK. AFP/PHILIPPE LOPEZIlustrasi Anak TK.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah Taman Kanak-kanak (TK) khusus wanita di New Delhi, India, dilaporkan ke polisi oleh orangtua muridnya.

Sebabnya, sekolah tersebut dituding telah mengunci 16 murid di basement setelah orangtua mereka dianggap terlambat membayar uang sekolah.

Diwartakan BBC Rabu (11/7/2018), ke-16 anak-anak itu berusia antara empat hingga enam tahun. Mereka dikunci hingga lima jam.

Baca juga: Mengaku untuk Bayar SPP, Mahasiswa Jual Ganja dan Tembakau Gorilla

Orangtua murid itu mengatakan, awalnya mereka berangkat menjemput anak mereka. Namun tidak menemukannya di ruang kelas.

Dalam laporan yang diterima polisi, ke-16 orangtua murid itu menjelaskan anak mereka dikurung antara pukul 07.30 hingga 12.30 waktu setempat.

"Anak kami mengatakan basement itu sangat panas, dan mereka kehausan serta kelaparan," kata salah satu orangtua murid dalam laporan itu.

Sumber pejabat kepolisian menyatakan, Komisi Perlindungan Hak Anak bakal segera melaksanakan investigasi.

"Kami akan segera mengungkap nama-nama pelaku yang bertanggung jawab setelah penyelidikan kami selesai," tutur pejabat itu.

Seorang orangtua murid yang identitasnya tidak disebutkan mengatakan, dia telah membayar SPP putrinya.

"Meski saya telah menunjukkan bukti pembayaran SPP, kepala sekolahnya tidak mau meminta maaf atau menunjukkan penyesalan," keluhnya.

Adapun sekolah itu dalam keterangan resmi menyatakan ke-16 murid itu dibawa ke "ruang pusat aktivitas" tanpa bersedia menjelaskan lebih rinci.

Baca juga: Tunggak SPP, Ratusan Mahasiswa IAIN Mataram Dipaksa Cuti

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X