Kompas.com - 22/06/2018, 15:15 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Israel mengklaim operasi militer berskala besar ke Jalur Gaza bisa menjadi satu-satunya pilihan untuk mengatasi ancaman di perbatasan.

Disampaikan Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan, opsi tersebut bisa saja diambil demi menciptakan pencegahan yang bertahan lama.

"Saya tidak ingin jika harus meluncurkan sebuah operasi berskala besar, tapi ada kemungkinan kami tidak punya pilihan lain," kata Erdan dalam pernyataannya di Radio Angkatan Darat, Kamis (21/6/2018).

Erdan menambahkan, siapa pun yang tertangkap meluncurkan layang-layang pembakar dari Gaza maka pantas ditembak tanpa memandang usia mereka.

Baca juga: Israel dan Hamas Saling Serang di Jalur Gaza

Erdan bahkan menegaskan bahwa terlepas dari usia pelaku, tindakan menerbangkan layang-layang pembakar sama dengan tembakan roket dan tidak dapat ditolerir.

"Usia tidak penting, mereka teroris dan bahaya yang mereka timbulkan harus dicegah."

"Tidak ada perbedaan antara layang-layang membakar dengan roket Qassam. Kita tidak boleh mentolerir layang-layang," kata Erdan dilansir Middle East Monitor.

Komentar menteri keamanan publik itu berbeda dengan pernyataan yang dirilis sebelumnya oleh militer Israel.

Beberapa hari sebelumnya, seorang anggota senior militer Israel mengatakan, militer Israel tidak akan lagi membidik warga Palestina yang menerbangkan layang-layang dan balon pembakar karena hanya akan menyebabkan kekerasan terus berlanjut di perbatasan Gaza.

Pernyataan Erdan itu mengulang kembali seruan Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett untuk tentara Israel agar mulai menargetkan para penerbang layang-layang pembakar. Bennett meyakini para pengunjuk rasa tersebut dikendalikan oleh Hamas.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.