Kompas.com - 15/05/2018, 11:38 WIB
|

FARA kepanjangan dari Foreign Agents Registration Act, sebuah undang-undang yang mengharuskan agen-agen asing mendaftarkan diri ke pemerintah AS.

Sejauh ini klaim Osborne belum dapat secara independen diverifikasi. Namun, media konservatif AS The Western Journal memberi penjelasan.

"Osborne mau mengatakan, Kerry berperan layaknya agen bagi Iran. Tak sulit mendapatkan konklusi itu saat menggabungkan fakta ini dengan dua pertemuan rahasia lainya dengan menlu Iran dan fakta bahwa Kerry amat keras membela kesepakatan dengan Iran."

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Sebut Trump Makanan Cacing

Sementara itu, ketua Dewan Penasihat Hubungan Internasional Iran membantah bahwa telah terjadi pertemuan antara Kerry dan Kharazi.

Dewan tersebut menambahkan, Kharazi berada di Paris untuk menghadiri sebuah pertemuan politik di kota tersebut.

Sedangkan kantor berita ISNA mengabarkan, Kharazi berada di Paris untuk menghadiri konferensi Para Pemimpin untuk Perdamaian, yang disponsori mantan PM Perancis Jean-Pierre Raffarin.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.