Pemimpin Singapura Sampaikan Belasungkawa atas Teror Bom di Surabaya

Kompas.com - 14/05/2018, 10:12 WIB
Foto diambil pada Senin (11/9/2017), menunjukkan mantan Ketua DPR Singapura Halimah Yacob, yang kini terpilih menjadi presiden wanita pertama Singapura, berbicara kepada wartawan di luar kantor Komite Pemilihan Presiden di Singapura. Kemenangan Halimah dengan walkover dipastikan oleh Komite Pemilihan Presiden setelah dua bakal calon lain, Farid Khan dan Salleh Marican, gagal memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk menjadi calon resmi. AFP PHOTO/THE STRAITS TIMES/MARK CHEONGFoto diambil pada Senin (11/9/2017), menunjukkan mantan Ketua DPR Singapura Halimah Yacob, yang kini terpilih menjadi presiden wanita pertama Singapura, berbicara kepada wartawan di luar kantor Komite Pemilihan Presiden di Singapura. Kemenangan Halimah dengan walkover dipastikan oleh Komite Pemilihan Presiden setelah dua bakal calon lain, Farid Khan dan Salleh Marican, gagal memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk menjadi calon resmi.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Singapura Halimah Yacob dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menuliskan surat kepada Presiden Joko Widodo, berisikan ungkapan belasungkawa atas serangan bom di tiga gereja di Surabaya.

Dilansir dari Channel News Asia, Senin (14/5/2018), Presiden Halimah menyampaikan duka paling dalam kepada korban dan keluarganya. Dia berharap korban luka dapat pulih dengan segera.

"Singapura mengutuk keras serangan seperti itu, yang telah menyebabkan kematian tragis atas nyawa tak berdosa dan menyebabkan luka pada warga sipil dan polisi," begitu tulis Presiden Halimah.

Baca juga: Paus Fransiskus Doakan Korban Tragedi Ledakan Bom di Surabaya

Sementara itu, Lee mengaku terkejut ketika mendengar kabar penyerangan bom terhadap tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/20181).

Dia menegaskan, Singapura mengutuk keras tindakan kekerasan yang tidak masuk akal dan tak berperasaan terhadap warga sipil di tempat ibadah

Dia menyakini, pemerintah Indonesia akan mampu mengatasi situasi ini secara tegas.

"Singapura siap bekerja sama dengan Indonesia untuk menyeret mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan ke pengadilan," tulisnya.

"Saya yakin persatuan dan keteguhan hati rakyat Indonesia tidak akan goncang pada waktu yang tersulit ini," imbuhnya.

Sebelumnya, pemimpin gereja Katolik Roma sedunia Paus Fransiskus juga menyampaikan duka atas tragedi bom bunuh diri di Surabaya.

Baca juga: KPAI Kecam Pengeboman di Surabaya yang Melibatkan Anak

Menjelang doa Regina Caeli atau Ratu Surga di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus mendoakan para korban dan orang-orang yang mereka cintai di hadapan ribuan umat yang berkumpul.

"Kepada masyarakat Indonesia terkasih, terutama untuk komunitas Kristiani di kota Surabaya, yang sangat menderita oleh serangan fatal terhadap rumah ibadah, saya melambungkan doa untuk para korban dan keluarga," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.