Ukraina Siap Gantikan Rusia Pasok Pesawat Kargo ke NATO

Kompas.com - 27/04/2018, 22:49 WIB
Pramugari maskapai Ukraina berpose di depan pesawat Antonov-24 yang dihiasi lukisan karya seniman Avtandil Gurgenidze di bandara internasional Zhulyany, November 2015. AFP/SERGEI SUPINSKYPramugari maskapai Ukraina berpose di depan pesawat Antonov-24 yang dihiasi lukisan karya seniman Avtandil Gurgenidze di bandara internasional Zhulyany, November 2015.

KIEV, KOMPAS.com - Perusahaan produsen pesawat milik pemerintah Ukraina, Antonov Airlines, mengatakan bersedia menyediakan lebih banyak pesawat kargo untuk NATO, setelah perusahaan Rusia memutuskan akan menghentikan kontraknya dengan aliansi transatlantik akhir tahun ini.

Antonov Airlines bersama dengan Volga-Dnepr dari Rusia telah menjadi penyedia pesawat kargo untuk NATO di bawah perjanjian Solusi Strategis Airlift Interim (SALIS).

Namun awal April lalu, Volga-Dnepr menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya sebagai penyedia pesawat kargo tipe Antonov 124s untuk pasukan NATO.

Baca juga: Produsen Pesawat Rusia Hentikan Kerja Sama dengan NATO

"Antonov Airlines siap memperluas kerja samanya dengan NATO dan menjamin penyediaan sebanyak mungkin pesawat yang dibutuhkan untuk proyek itu," kata juru bicara perusahaan Ukraina itu kepada AFP, Jumat (27/4/2018).

Sebelumnya dalam kesepakatan SALIS, kedua produsen menyediakan pesawat untuk NATO masing-masing maksimal enam pesawat transportasi.

Namun kemudian Volga-Dnepr, yang merupakan perusahaan terdepan dalam produksi pesawat kargo, memutuskan tak memperpanjang kontraknya dengan NATO karena ingin berhenti menyediakan pesawat untuk militer dan fokus di sektor pesawat komersial.

Ada dugaan yang menyebut penghentian kerja sama tersebut berkaitan dengan ketegangan yang terjadi antara Rusia dengan NATO.

Belum ada tanggapan dari NATO terkait penawaran Ukraina.

Namun awal bulan ini blok itu mengatakan siap bekerja sama dengan negara-negara anggota untuk mengeksplorasi opsi yang memungkinkan guna memenuhi kebutuhan armada udara mereka di masa depan.

Baca juga: Mantan Presiden Ukraina: Rusia Harus Ditekan Lewat Militer

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X