Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Kompas.com - 24/04/2018, 04:51 WIB
Foto dokumen yang diambil pada Januari 2017 menunjukkan pemimpin dewan politik tertinggi kelompok Houthi, Saleh al-Samad. Samad dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan koalisi Arab Saudi. AFP/MOHAMMED HUWAISFoto dokumen yang diambil pada Januari 2017 menunjukkan pemimpin dewan politik tertinggi kelompok Houthi, Saleh al-Samad. Samad dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan koalisi Arab Saudi.

SANAA, KOMPAS.com - Salah seorang petinggi di kelompok pemberontak Houthi dilaporkan tewas dalam sebuah serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada pekan lalu.

Saleh al-Samad, pemimpin dewan politik tertinggi Houthi dipastikan menjadi salah satu korban tewas dalam sebuah serangan udara oleh pesawat tempur pasukan koalisi di provinsi Hodeidah pada Kamis (19/4/2018).

Diberitakan kantor berita Saba, Samad menjadi pejabat Houthi tertinggi yang telah terbunuh dalam serangan pasukan koalisi hingga saat ini.

Kematian Samad pun menjadi kehilangan besar bagi kelompok pemberontak yang tengah berperang melawan pemerintahan Presiden Yaman, Abedrabbo Mansour Hadi yang didukung koalisi pimpinan Saudi.

Baca juga: Serangan Tujuh Rudal Houthi ke Arab Saudi, Iran Bantah Terlibat

Segera setelah diumumkannya kematian Samad, kelompok Houthi langsung menunjuk penggantinya, yakni Mehdi Hussein al-Mashat, yang sebelumnya merupakan wakil dari pemimpin Houthi, Abdul Malek al-Huthi.

Sementara pemimpin tertinggi Houthi, Abdul Malek al-Huthi menyebut pihaknya tidak akan tinggal diam setelah serangan yang menewaskan Samad.

"Kejahatan ini tidak bisa dibiarkan," ujar al-Huthi sembari menambahkan ada enam orang lain yang turut tewas dalam serangan udara yang sama.

Dalam pernyataannya, al-Houthi menegaskan bahwa Arab Saudi dan juga sekutunya, AS, akan bertanggung jawab atas kematian Samad.

Pada kesempatan yang sama, pemimpin Houthi yang jarang tampil di muka publik itu turut mengecam serangan udara koalisi Saudi yang menyerang pesta pernikahan di Hajja.

Serangan udara tersebut mengakibatkan setidaknya 20 orang meninggal dunia, termasuk perempuan dan anak-anak, serta puluhan lainnya mengalami luka-luka. Demikian dilansir AFP.

Baca juga: Serangan Udara ke Pesta Pernikahan di Yaman, 20 Orang Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Internasional
Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Internasional
Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Internasional
Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X