Kompas.com - 04/04/2018, 21:17 WIB
Tampilan halaman muka situs yang diretas kelompok hacker Anonymous menampilkan pesan yang menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Palestina. THE NEW ARAB/TWITTERTampilan halaman muka situs yang diretas kelompok hacker Anonymous menampilkan pesan yang menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sejumlah situs milik pemerintah Israel menjadi sasaran kelompok hacker bernama "Anonymous". Situs yang telah diretas pada Selasa (3/4/2018) tersebut menampilkan pesan pro-Palestina.

Para pakar menyebut serangan siber itu sebagai serangan tahunan yang dilakukan kelompok peretas anonim itu.

Sejumlah situs yang menjadi sasaran peretasan adalah laman resmi milik pemerintah daerah Kfar Saba, Eilat, Herzliya dan juga Acre.

Kebanyakan serangan yang disebut sebagai serangan anti-Israel itu menampilkan inti pesan yang sama, yakni "Yerusalem adalah ibu kota Palestina".

Baca juga: Polisi Tangkap Peretas 600 Situs Web dengan Tebusan Bitcoin

Pada latar belakang pesan tersebut dipasang gambar bentrokan berdarah yang sempat terjadi antara warga Palestina dengan tentara Israel di perbatasan Gaza akhir pekan lalu.

Selain pesan tulisan dan gambar, pada bagian situs yang berfungsi untuk memutar audio turut diretas dan memutar pesan dalam bahasa Arab yang berbunyi "Kami tidak akan melupakan para martir kami".

Selain laman situs resmi milik pemerintah, sejumlah laman situs publik milik Israel juga menjadi sasaran, di antaranya situs resmi gedung opera nasional, situs milik rumah sakit di Hadera, serta situs milik dewan kota Gan Yavne.

Pakar keamanan siber, Einat Meron, mengatakan kepada Hadashot, bahwa situs-situs yang diretas memuat tanda-tanda kampanye siber tahunan, OpIsrael, milik kelompok peretas Anonymous.

Serangan tersebut menargetkan situs dan akun media sosial milik pemerintah Israel maupun organisasi-organisasi besar lainnya sebagai bentuk solidaritas kepada warga Palestina.

"Ini adalah bagian dari serangan yang lebih luas dan mengeksploitasi teknologi. Tapi ini semua benar-benar bertujuan untuk mempengaruhi opini publik," kata Meron.

Peneliti keamanan senior untuk Kaspersky Rusia, Ido Naor, mengakui adanya serangan siber terhadap situs-situs pemerintah Rusia dan menyebut kemungkinan besar kelompok Anonymous sebagai pihak yang bertanggung jawab.

"Dalam beberapa hari terakhir kami telah melihat adanya perencanaan di media sosial dan forum-forum terkait ekstrimis mengenai serangan tahunan  ini," katanya.

Baca juga: Ceko Ekstradisi Seorang Hacker Rusia ke AS

Melansir dari Times of Israel, kelompok peretas Anonymous telah melancarkan serangan tahunan "OpIsrael" sejak 2013, namun tidak pernah sampai menimbulkan gangguan besar dalam layanan internet pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X