Berkat Teknologi, Pidato JFK yang Tak Pernah Dibacakan Bisa Didengar

Kompas.com - 16/03/2018, 12:18 WIB
Presiden ke-35 Amerika Serikat, John F Kennedy berpidato di hadapan Kongres pada Mei 1961 saat mengajukan rencana misi pendaratan ke Bulan. WikipediaPresiden ke-35 Amerika Serikat, John F Kennedy berpidato di hadapan Kongres pada Mei 1961 saat mengajukan rencana misi pendaratan ke Bulan.
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - John F Kennedy, presiden ke-35 Amerika Serikat, tewas dibunuh pada 22 November 1963 di Dallas, Texas.

Selain mengejutkan, kematiannya membuat jadwal JFK berpidato di Dallas Trade Mart pada jam makan siang tak pernah terjadi.

Namun, berkat kemajuan teknologi, para ahli bisa menghidupkan kembali pidato yang tak pernah terjadi itu lebih dari 50 tahun setelah kematian JFK.

Harian terbitan Inggris, The Times bekerja sama dengan CereProc, sebuah perusahaan teknologi audio Inggris, dan Rothco, perusaan kreatif teknologi kreatif Irlandia, membangun basis data menggunakan semua pidato mendiang JFK.

Baca juga : Simak, 6 Teori Konspirasi di Balik Misteri Pembunuhan Kennedy

Para ahli dari kedua perusahaan menciptakan kembali suara JFK dengan menganalisa rekaman 831 pidatonya di televisi atau radio.

Para teknisi kemudian mengambil 116.777 cuplikan suara yang kemudian disusun untuk menghidupkan pidato yang tak jadi disampaikan itu.

Upaya menghidupkan kembali pidato itu adalah bagian dari proyek unik yang diinisiasi harian The Times bertajuk "JFK: Unsilenced Project".

Proyek ini ternyata amat menggugah bagi mereka yang menjadi bagian salah satu lembar sejarah terburuk di Amerika Serikat iytu.

Jerrie Marcus Smith (84) adalah salah seorang yang menunggu kedatangan JFK di Dallas Trade Mart untuk mendengarkan pidato sang presiden.

Setelah mendengar pidato tersebut untuk pertama kalinya, Jerrie tak bisa membendung air matanya.

Teks dari pidato yang tak pernah dibacakan itu kini diabadikan dan sebagian dibacakan lewat proyek ini.

John Fitzgerald Kennedy ditembak saat berkendara di Dallas menuju ke Dallas Trade Mart untuk makan siang dan menyampaikan pidatonya.

Baca juga : Pelat Nomor Kendaraan JFK Laku Dilelang Rp 1,3 Miliar

Teks pidato yang seharusnya dia bacakan di tempat itu kini disimpan dengan baik setelah diberikan kepada seorang pengusaha setempat oleh Lyndon B Johnson, wakil presiden yang kemudian menggantikan JFK.

Tersangka pembunuh Lee Harvey Oswald ditangkap tetapi tidak pernah sampai ke persidangan. Sebab dua hari setelah pembunuhan JFK, Oswald dibunuh seseorang bernama Jack Ruby.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Times
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X