Sebut Thailand Negara Wisata Seks, Gambia Minta Maaf

Kompas.com - 07/03/2018, 18:24 WIB
Foto yang diambil pada Januari 2017, menunjukkan pantai Palma di Banjul, Gambia. AFPFoto yang diambil pada Januari 2017, menunjukkan pantai Palma di Banjul, Gambia.

 

BANJUL, KOMPAS.com - Pemerintah Gambia menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Thailand atas pernyataan salah satu menterinya yang menyebut negara di Asia Tenggara itu sebagai tujuan wisata seks.

Dilansir dari AFP, pemerintah Gambia melalui kementerian luar negeri mengungkapkan penyesalannya atas pernyataan yang pernah dibuat Menteri Pariwisata dan Kebudayaan, Hamat Bah, pada Januari lalu.

"Kami menyesalkan komentar-komentar yang telah dibuat oleh menteri pariwisata dan kebudayaan."

"Kami akan mengambil langkah tindakan untuk mencegah kembali terjadinya insiden serupa di masa mendatang," tulis pernyataan kementerian, pada Selasa (6/3/2018).

Baca juga: Visa Ditolak, 5 Remaja Gambia Batal Ikut Lomba Robotik di AS

Kementerian tersebut menambahkan, komentar yang dilontarkan menterinya tersebut seharusnya tidak ditafsirkan sebagai cerminan pandangan pemerintah Gambia terhadap sektor pariwisata di Thailand.

Januari lalu, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Gambia, Hamat Bah menyampaikan dalam siaran di sebuah stasiun televisi nasional, pariwisata di negaranya telah mulai ditinggalkan turis Barat, khususnya asal Skandinavia.

Hamat menyebut, pariwisata di Gambia kini kalah dari negara kepulauan tetangga, Cape Verde, setelah mendapat reputasi sebagai surga seks.

"Faktanya, reputasi negara ini mendapat pukulan berat. Saya mencoba mencari tahu alasan kita tak lagi mendapatkan turis Skandinavia dan saya menemukan bahwa negara ini telah dianggap sebagai tujuan seks," kata Bah.

"Kami bukan negara tujuan seks! Jika Anda menginginkan tujuan seks, silakan pergi ke Thailand," tambahnya.

Pernyataan tersebut ternyata mendapat kecaman keras dari Bangkok. Pekan lalu, Thailand secara resmi melayangkan surat protes kepada pemerintah Gambia.

Baca juga: Sebelum Mengasingkan Diri, Mantan Presiden Gambia Kuras Kas Negara

Sementara, Menteri Kebudayaan Thailand, Veera Rojpojchanarat, menyampaikan jika pariwisata seks di negaranya telah berhasil ditekan melalui tindakan yang diambil pemerintah.

"Thailnad telah mengambil tindakan dalam mengatasi permasalahan (wisata seks) ini. Setelah Kementerian Kebudayaan yang terus bekerja menekankan moralitas, kondisi ini sudah banyak berubah," kata Veera kepada media Thailand.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Arab News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X