Kompas.com - 26/02/2018, 13:28 WIB
Gambar Kapal Selam Argentina ARA San Juan pada 18 November 2014, di Buenos Aires, Argentina. (AFP/Angkatan Laut Argentina) Gambar Kapal Selam Argentina ARA San Juan pada 18 November 2014, di Buenos Aires, Argentina. (AFP/Angkatan Laut Argentina)

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Pemerintah Argentina telah mengumumkan penghentian kapal selam ARA San Juan yang hilang pada Desember 2017.

Namun keluarga ke-44 kru masih terus berusaha mencari orang yang mereka kasihi meski kans-nya terbilang sangat tipis.

Diwartakan BBC Senin (26/2/2018), mereka mulai membuka rekening donasi demi mengumpulkan dana guna melakukan pencarian secara mandiri.

Dalam pernyataannya, keluarga kru San Juan menegaskan mereka tidak akan berhenti. Mereka ingin menggelar upacara pemakaman jika memang kerabat mereka telah meninggal.

Baca juga : Cari Kapal Selam yang Hilang, Argentina Tawarkan Rp 54 Miliar

"Anda bisa membantu kami lewat donasi sekecil apapun untuk membantu kami mencari keluarga kami yang hilang," ujar pernyatan keluarga.

Sebelumnya, Argentina mengumumkan ARA Dan Juan hilang pada Jumat (17/11/2017), setelah transmisi terjadwal terakhir terjadi Rabu (15/2/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal tersebut berada dalam penyelaman 10 hari dari Pelabuhan Ushuaia, menuju pangkalan angkatan laut Mar del Plata, 400 kilometer di selatan Buneos Aires.

AFP Argentina Hentikan Pencarian Kapal Selam

Total, ada 13 negara yang membantu pencarian. Termasuk di dalamnya Amerika Serikat (AS) dan Rusia.

Tidak hanya itu, pemerintah juga melakukan berbagai cara. Mulai dari memanggil paranormal hingga menawarkan hadiah uang.

Namun, tidak adanya perkembangan membuat kementerian pertahanan memecat Kepala Angkatan Laut, Marcelo Eduardo Hipolito Srur.

Baca juga : Cari Kapal Selam yang Hilang, Argentina Sewa Jasa Paranormal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.